Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Sebanyak 15.966 warga Kabupaten Kudus telah dinyatakan sembuh dari Covid-19. Jumlah tersebut, merupakan separuh lebih dari jumlah warga Kudus yang telah terpapar Covid-19, yakni sebanyak 17.367 orang.

Persentase kesembuhan pasien Covid-19 di Kudus pun kini berada di 91,89 persen.

“Sejak awal pekan lalu, persentase angka sembuh memang cenderung stabil. Karena jumlah kasus pasien yang konfirmasi juga turut stabil,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus Badai Ismoyo, Rabu (27/10/2021).

Sementara untuk persentase kematian pasien, kini berada di angka 8.05 persen. Badai mengatakan, angka tersebut juga cenderung stabil dan melandai beberapa pekan ke belakang.

“Jumlah pasien meninggal akibat Covid-19 sendiri berjumah sebanyak 1.399 orang,” ujarnya.

Sementara untuk jumlah pasien aktif hingga saat ini delapan orang. Di mana tujuh di antaranya menjalani isolasi mandiri. Sementara satu pasien lainnya menjalani perawatan di rumah sakit.

“Untuk suspek sendiri, kini masih tersisa sebanyak 37 orang. 25 dirawat dan 12 menjalani isolasi mandiri,” kata Badai.
“Untuk suspek sendiri, kini masih tersisa sebanyak 37 orang. 25 dirawat dan 12 menjalani isolasi mandiri,” kata Badai.Baca: Dana BLT Buruh Rokok di Kudus Dipangkas Rp 5 MiliarOleh karena itu, pihaknya berharap warga Kudus bisa tetap mematuhi penerapan protokol kesehatan yang berlaku. Mulai dari mencuci tangan, memakai masker, menghindari kerumunan, menjaga jarak, dan mengurangi mobilitas.Bupati Kudus HM Hartopo sendiri telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Kudus.Mereka bertugas untuk memantau dan memonitoring penerapan protokol kesehatan di semua sektor di Kota Kretek. Mulai dari pendidikan, pariwisata, perbelanjaan, hingga sektor perindustrian. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler