Bupati Kudus: Banyak Pohon Reboisasi Dicabut Diganti Jagung
Anggara Jiwandhana
Kamis, 4 November 2021 13:16:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus – Masyarakat di lereng Pegunungan Muria, Kendeng, dan Patiayam diminta untuk turut mengawasi bibit-bibit pohon pascareboisasi. Bupati Kudus HM Hartopo mengaku menemukan banyak pohon reboisasi yang dicabut.
Bibit-bibit pohon reboisasi itu banyak yang dicabut dan diganti dengan tanaman seperti jagung hingga singkong.
"Reboisasi ini sebenarnya sudah biasa dan sering dilakukan, tapi kemudian dicabut," kata Hartopo usai beraudiensi dengan Laskar Lereng Muria, di Pendapa, Kamis (4/11/2021).
Bupati Kudus HM Hartopo menyebut kejadian seperti ini sudah sering kali terjadi. Hartopo sendiri meyakini Perhutani selaku pengelola hutan punya sanksi untuk perbuatan tersebut.
Namun pada kenyataannya masih banyak yang membandel dengan mencabut bibit reboisasi.
Oleh karenya, pembentukan komunitas diharapkan bisa dilakukan dengan tujuan monitoring dan perawatan bibit pohon yang telah ditanam untuk proses reboisasi.
Edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat yang mencari nafkah di lereng muria juga dirasa perlu dilakukan. Terlebih ketika bibit reboisasi yang ditanam adalah jenis tanaman buah.
Hartopo pun menyebut itu adalah investasi jangka panjang dibanding tanaman jagung dan ketela. Hanya memang, butuh waktu yang cukup lama untuk mengunduh dan memanen hasil buahnya itu.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Bupati Hartopo menerima udiensi Laskar Lereng Muria soal reboisasi. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – Masyarakat di lereng Pegunungan Muria, Kendeng, dan Patiayam diminta untuk turut mengawasi bibit-bibit pohon pascareboisasi. Bupati Kudus HM Hartopo mengaku menemukan banyak pohon reboisasi yang dicabut.
Bibit-bibit pohon reboisasi itu banyak yang dicabut dan diganti dengan tanaman seperti jagung hingga singkong.
"Reboisasi ini sebenarnya sudah biasa dan sering dilakukan, tapi kemudian dicabut," kata Hartopo usai beraudiensi dengan Laskar Lereng Muria, di Pendapa, Kamis (4/11/2021).
Bupati