Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Jumlah kasus aktif Covid-19 di  Kabupaten Kudus kini tersisa empat orang saja. Semuanya tengah menjalani isolasi mandiri dan tak ada yang dirawat di rumah sakit.

Sementara secara total, jumlah kasus Covid-19 di Kudus mencapai 16.790 orang. Dari jumlah tersebut sudah ada sebanyak 15.402 orang yang dinyatakan sembuh dari Covid-19.

Sementara 1.382 orang sisanya meninggal dengan status positif Covid-19.

Kabupaten Kudus juga terdapat 35 suspek. Dengan rincian 25 pasien menjalani perawatan dan sepuluh pasien lainnya menjalani isolasi mandiri.

Bupati Kudus HM Hatopo mengatakan jika perkembangan kasus corona di Kabupaten Kudus terus mengalami penurunan. Walau memang penambahan kasus masih terjadi.

“Perkembangannya masih fluktuatif ya, tapi alhamdulillah tidak melebihi sepuluh kasus,” kata Hartopo, Sabtu (6/11/2021).

Walau demikian, Hartopo berharap masyarakat tidak abai dalam hal protokol kesehatan. Seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

“Itu adalah salah satu kunci terhindar dari prokes,” ujarnya.

Baca: Kudus jadi Sorotan Satgas Nasional soal Vaksin KedaluwarsaPemkab, lanjut dia, juga tetap akan mengaktifkan razia prokes bagi warga Kudus yang abai dengan penerapannya. Sehingga tetap ada efek jera ketika warga kedapatan melanggar prokes di fasilitas umum.“Baik di tingkat desa, kecamatan, dan kabupaten, razia prokes ini terus kami galakkan, dengan begitu masyarakat bisa semakin patuh,” pungkas dia.Baca: Jika Vaksin Kedaluwarsa Disuntikkan ke Tubuh, Apa Dampaknya?Pemkab Kudus sendiri kini terus melakukan percepatan vaksinasi untuk segera membentuk kekebalan komunal. Sehingga pemulihan ekonomi di masyarakat bisa semakin menguat.Hingga Kamis (5/11/2021), capaian dosis pertama telah mencapai 57 persen atau sebanyak 380.613 orang dari target sebesar 665.884 warga Kudus. Kemudian untuk dosis duanya, baru ada sebanyak 37 persen atau 247,850 orang yang telah divaksin. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler