Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Budayawan sekaligus ulama Emha Ainnun Najib atau Cak Nun dalam acara Gondelan Syafaat Kanjeng Nabi bareng Sukun Special Baru menjelaskan, syafaat dari Kanjeng Nabi Muhammad SAW tak hanya dirasakan di akhirat saja.  Namun juga bisa dirasakan di dunia.

Asal, kata Cak Nun, seorang manusia bisa meneladani sifat-sifat Nabi Muhammad SAW secara ikhlas, atau tidak memikirkan bagaimana hasilnya. Serta terus mengamalkan sifat-sifat baiknya.

“Allah itu memberi klausul, asal kamu membawa Nabi Muhammad dalam hidupmu maka kamu akan selamat di dunia dan akhirat,” kata Cak Nun.

Membawa Kanjeng Nabi dalam hidup, kata dia, adalah bisa berupa terus berselawat hingga terus mengamalkan sifat-sifat baiknya dalam hidup.  Maka kemudian, syafaat Kanjeng Nabi Muhammad SAW bisa dirasakan.

“Namun tidak usah dipikirkan bagaimana mendapat syafaatnya, yang terpenting adalah terus meneladani sifat-sifat Nabi Muhammad SAW. Kita berselawat juga anggap saja itu sebagai investasi untuk membeli surga Allah nanti, dan syafaat itu adalah bonusnya,” imbuh Cak Nun.

Cak Nun pun memberi contoh syafaat yang bisa dirasakan di dunia. Seperti saat pandemi Covid-19 yang ada di Indonesia ini. Ketika satu umat terus menggaungkan selawat maka akan dijauhkan dari mara bahaya. Atau setidaknya tidak sampai berat cobaannya.

“Ini bisa jadi syafaat yang didapat personal bisa berpengaruh pada komunal. Seperti Covid-19 ini, bisa saja karena warga Indonesia rajin berselawat bisa diringankan covidnya,” lanjut Cak Nun.

Baca: Cak Nun Bahas Kartu Vaksin Bebas dari NerakaAllah SWT, lanjut dia, menciptakan Nabi Muhammad untuk menjadi sosok yang ditiru oleh umat-umatnya. Dengan janji di mana ketika seorang manusia meneladani sifat-sifat Nabi Muhammad, akan mudah masuk surga dan bebas dari api neraka.“Angger kowe karo Muhammad, kowe ora tak sikso ora diwei sikso macem-macem (Asal kamu bersama Muhammad kamu tidak akan disiksa, atau tidak akan diberi siksa macam-macam), kita akan punya kartu vaksin bebas dari neraka, makanya kita gondelan klambine Kanjeng Nabi,” imbuh Cak Nun.Klambi di sini, imbuh Cak Nun, adalah syafaat dari Nabi Muhammad SAW. Manusia, harus meneladani sifat Nabi Muhammad SAW selama hidup di dunia. Itu dilakukan agar hidup menjadi punya tujuan dan bisa menuju surga Allah SWT.“Hidup itu harus jelas kita mau ke mana. Kalau tidak jelas ya akan muter-muter di situ saja. Gondelan klambine Kanjeng Nabi atau mencari syafaat Nabi Muhammad SAW inilah yang harus dilakukan umat manusia,” paparnya.https://www.youtube.com/watch?v=ISzoNA0spyoReporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler