Dua Bayi di Kudus Terinveksi HIV-AIDS, Satu Meninggal Dunia
Anggara Jiwandhana
Selasa, 23 November 2021 16:41:48
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus – Dua bayi di Kudus terjangkit virus Human immunodeficiency virus dan acquired immune deficiency syndrome (HIV-AIDS). Satu di antaranya bahkan meninggal dunia.
“Kami sebenarnya mencatat ada tiga, namun satu bukan berasal dari Kudus, yang satu di dari luar Kudus kena gizi buruk, satunya lagi sehat,” kata Eni Mardiyanti Koordinator Kelompok Dampingan Sebaya (KDS) dan Kaukus Masyarakat Anti Narkoba yang juga Anggota KPAD Kudus, pada MURIANEWS, Selasa (23/11/2021).
Dua bayi tersebut, ungkap Eni, tertular dari ibunya. Sementara ibu dari bayi tersebut tertular dari suaminya. “Ada yang dari suaminya, ada yang juga dari mantan suaminya, karena yang satunya janda,” imbuh dia.
Baca juga: Homoseksual Sumbang 40 Persen Kasus Baru HIV di Kudus
Atas adanya temuan ini pun, Eni berharap Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus serius menerapkan kebijakan skrining HIV bagi calon pengantin yang akan menikah. Sehingga tidak ada kejadian bayi yang tertular HIV/Aids.
“Ini harus benar-benar diterapkan, koordinasi dengan unsur-unsur terkait juga harus terus dibangun,” kata dia.
Di Kabupaten Kudus sendiri, sempat ditemukan kasus calon pengantin yang terjangkit HIV. Namun kemudian batal menikah karena alasan kesehatan.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




