Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus segera mengebut vaksinasi Covid-19 dengan menggunakan jenis AstraZeneca dalam waktu dekat.  Pasalnya ada sekitar sebelas ribu lebih dosis vaksin tersebut yang akan kedaluwarsa pada akhir bulan ini.

Dengan rincian vaksin AstraZeneca asal Prancis sebanyak 330 dosis, dan AstraZeneca asal New Zeland sebanyak 11.280 dosis.

“Kita akan mulai pengebutan untuk penyuntikan vaksin ini sampai akhir bulan ini,” kata Bupati Kudus HM Hartopo, Senin (13/12/2021).

Walau demikian, pihaknya tidak menutup kemungkinan akan menyerahkan kembali vaksin tersebut ke Pemerintah Provinsi Jawa Tengah jika dirasa sudah tidak bisa menyerap jumlah tersebut.

“Saat ini Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) sedang memilah mana yang bisa dan mampu kami suntikkan, selebihnya nanti kami instruksikan untuk segera mengembalikan,” ujarnya.

Baca: IDI Kudus Imbau Warga Tak Takut Divaksin AstraZeneca

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus dr Andini Aridewi menambahkan, vaksin AstraZenece akan diambil sebagian untuk penyuntikan dosis dua. Sementara sisanya akan diusahakan untuk terserap di dosis pertama.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus dr Andini Aridewi menambahkan, vaksin AstraZenece akan diambil sebagian untuk penyuntikan dosis dua. Sementara sisanya akan diusahakan untuk terserap di dosis pertama.“Saat ini kan ada penyuntikan dosis dua untuk jenis vaksin tersebut, itu yang akan kami amankan dulu, selebihnya akan kami maksimalkan penyerapannya,” ujar dia.Baca; 40 Ribu Lebih Lansia di Kudus Telah Divaksin Covid-19Andini pun mengimbau kepada masyarakat Kudus untuk tidak pilih-pilih vaksin. Semua jenis vaksin, kata dia, telah melalui sederet uji klinis yang panjang.Sehingga tidak akan membahayakan orang yang menerima vaksinasi tersebut. Justru, vaksinasi Covid-19 dengan jenis vaksin apapun akan menambah imunitas tubuh sehingga tidak mudah terpapar Covid-19. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler