Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus – Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus memastikan ketersediaan gas elpiji subsidi tiga kilogran di Kabupaten Kudus untuk Natal dan Tahun Baru masih aman. Atau sangat dimungkinkan tidak terjadi kelangkaan.
Pasalnya, Dinas Perdagangan masih memiliki alokasi pasokan di Pertamina yang belum dikirim ke Kota Kretek.
Kepala Bidang Fasilitasi Perdagangan, Promosi dan Perlindungan Konsumen pada Dinas Perdagangan, Imam Prayitno menuturkan, Kudus masih punya sekitar 789 ribu tabung yang belum disalurkan.
Sementara kebutuhan rata-rata per bulan di Kabupaten Kudus adalah sekitar 770 ribu saja. Sehingga walaupun nanti terjadi lonjakan, stoknya masih mencukupi.
“Untuk Nataru masih aman, stok juga belum didropping ke sini,” ucap Imam, Sabtu (18/12/2021).
Konsumen gas elpiji tiga kilogram sendiri, kebanyakan memang digunakan untuk UMKM maupun konsumen rumahan. Namun permintaannya masih dalam taraf wajar.
Baca: Distributor Elpiji Ilegal di Jepara Digerebek Polisi
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Tumpukan gas elpiji di pangkalan Pertamina. (MURIANEWS/Istimewa)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus memastikan ketersediaan gas elpiji subsidi tiga kilogran di Kabupaten Kudus untuk Natal dan Tahun Baru masih aman. Atau sangat dimungkinkan tidak terjadi kelangkaan.
Pasalnya, Dinas Perdagangan masih memiliki alokasi pasokan di Pertamina yang belum dikirim ke Kota Kretek.
Kepala Bidang Fasilitasi Perdagangan, Promosi dan Perlindungan Konsumen pada Dinas Perdagangan, Imam Prayitno menuturkan, Kudus masih punya sekitar 789 ribu tabung yang belum disalurkan.
Sementara kebutuhan rata-rata per bulan di Kabupaten Kudus adalah sekitar 770 ribu saja. Sehingga walaupun nanti terjadi lonjakan, stoknya masih mencukupi.
“Untuk Nataru masih aman, stok juga belum didropping ke sini,” ucap Imam, Sabtu (18/12/2021).
Konsumen gas elpiji tiga kilogram sendiri, kebanyakan memang digunakan untuk UMKM maupun konsumen rumahan. Namun permintaannya masih dalam taraf wajar.
Baca: