BLT Buruh Rokok Cair, Daya Beli Warga Kudus Diklaim Naik
Anggara Jiwandhana
Sabtu, 25 Desember 2021 14:53:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus mengklaim daya beli masyarakat di Kabupaten Kudus mulai meningkat seiring dengan disalurkannya Bantuan Langsung Tunai (BLT) buruh rokok di Kota Kretek, bulan ini.
Indikatornya, adalah mulai ramainya pasar-pasar tradisional dan pasar-pasar dadakan di seputaran pabrik rokok yang ada di Kudus. Perputaran uang di sana pun diyakini terjadi cukup baik.
“Ini merupakan salah satu sinyal positif ya karena Pemkab Kudus juga tengah berupaya memulihkan ekonomi di masa pandemi seperti ini,” kata Kabag Perekonomian Setda Kudus Dwi Agung Hartono, Sabtu (25/12/2021).
Agung mengatakan, anggaran sebesar Rp 40 miliar lebih yang dikucurkan Pemkab Kudus untuk kesejahteraan buruh rokok pun dirasa berhasil. Pihaknya pun meyakini, pada bulan Desember ini pertumbuhan ekonomi di Kudus mulai meningkat.
“Bulan Desember ini dimungkinkan Kudus mengalami inflasi ya, namun masih dalam taraf wajar karena peningkatan konsumen saja,” imbuhnya.
Baca: Tahun Depan Anggaran BLT Buruh Rokok Kudus Naik Jadi Segini
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Aktivitas di salah satu pasar di Kabupaten Kudus. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus mengklaim daya beli masyarakat di Kabupaten Kudus mulai meningkat seiring dengan disalurkannya Bantuan Langsung Tunai (BLT) buruh rokok di Kota Kretek, bulan ini.
Indikatornya, adalah mulai ramainya pasar-pasar tradisional dan pasar-pasar dadakan di seputaran pabrik rokok yang ada di Kudus. Perputaran uang di sana pun diyakini terjadi cukup baik.
“Ini merupakan salah satu sinyal positif ya karena Pemkab Kudus juga tengah berupaya memulihkan ekonomi di masa pandemi seperti ini,” kata Kabag Perekonomian Setda Kudus Dwi Agung Hartono, Sabtu (25/12/2021).
Agung mengatakan, anggaran sebesar Rp 40 miliar lebih yang dikucurkan Pemkab Kudus untuk kesejahteraan buruh rokok pun dirasa berhasil. Pihaknya pun meyakini, pada bulan Desember ini pertumbuhan ekonomi di Kudus mulai meningkat.
“Bulan Desember ini dimungkinkan Kudus mengalami inflasi ya, namun masih dalam taraf wajar karena peningkatan konsumen saja,” imbuhnya.
Baca: