Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kudus selama tahun 2021 ini telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebesar Rp 1,6 miliar. Jumlah tersebut disalurkan melalui berbagai kegiatan.

Mulai dari santun anak yatim, perbaikan rumah tak layak huni, hingga bantuan modal untuk usaha kecil.

Bantuan yang terbaru, adalah pemberian gerobak bagi para pedagang kaki lima terdampak pandemi. Serta pemberian santunan perlengkapan sekolah bagi anak yatim yang terdampak pandemi.

Penyerahannya dilakukan di Kantor BAZNAS Kudus dan diserahkan oleh Bupati Kudus HM Hartopo, Rabu (29/12/2021).

“Untuk hari ini kami salurkan 20 gerobak bagi 20 PKL dan untuk perlengkapan sekolahnya ada 50 paket,” kata Ketua BAZNAS Kabupaten Kudus Aris Syamsul Ma'arif.

Baca: Potensi Zakat PNS di Jepara Capai Rp 7,2 Miliar, DPRD Dorong BAZNAS Perkuat Pengentasan Kemiskinan

Selain kegiatan hari ini, BAZNAS juga telah menyalurkan santunan mustahik, santunan yatim, renovasi rumah tak layak huni sebelum ini. Bahkan, BAZNAS juga turut membantu merenovasi rumah warga terdampak bencana alam.

“Kami juga membantu kebutuhan alat bantu difabel, bantuan modal usaha, bantuan pembangunan masjid, dan pembangunan musala,” ujarnya.Sementara untuk ZIS yang terkumpul saat ini, kata dia, adalah sebesar Rp 2,2 miliar. Jumlah tersebut termasuk dana ZIS tahun lalu yang tersisa.Bupati Kudus HM Hartopo menyambut baik program bantuan untuk warga kurang mampu di Kota Kretek. Salah satunya pemberian bantuan perlengkapan sekolah untuk siswa yatim yang terdampak Covid-19 dan bantuan gerobak bagi PKL.“Ini jelas sangat dibutuhkan, apalagi mereka yang modalannya terbatas untuk bisa mengganti gerobaknya yang lama dengan yang baru tidaklah mudah,” kata Hartopo.Dengan adanya bantuan tersebut, diharapkan produktivitas PKL semakin meningkat sehingga masih tetap berusaha di tengah masa pandemi. “Pemkab Kudus juga siap bersinergi dengan Baznas Kudus,” pungkasnya. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler