Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Pemkab Kudus menargetkan capaian vaksinasi lansia di akhir bulan ini mencapai 70 persen. Pelaksanaan vaksinasi lansia pun kembali digencarkan lagi.

Saat ini, capaian vaksinasi lansia sudah 61,37 persen para dosis pertama. Sementara, untuk dosis lengkap baru 45,02 persen.

“Kalau lansia ini paling tidak harus 70 persen sampai akhir Januari ini,” kata Bupati Kudus HM Hartopo saat meninjau vaksinasi anak dan lansia di SD 2 Jati wetan, Rabu (5/1/2022).

Baca juga: Capaian Vaksinasi Lansia di Kudus Melesat

Hartopo pun tidak memungkiri jika capaian kini tidak bergerak signifikan. Namun tetap akan diupayakan dengan berbagai cara agar bisa mencapai 70 persen di akhir Januari 2022 ini.

Pihaknya pun menginstruksikan kepada jajarannya di lapangan agar selalu berkoordinasi. Terutama terkait percepatan vaksinasi ini. “Para camat harus selalu berkomunikasi dan berkoordinasi secara intens dengan kades ataupun lurah dalam hal percepatan vaksinasi,” pungkasnya.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus dr Andini Aridewi menyampaikan pihak puskesmas di tiap kecamatan terus melakukan mobilisasi vaksinasi lansia. Metode door to door juga terus dilakukan mengingat cara tersebut cukup efektif meningkatkan capaian.“Tetap kami upayakan semaksimal mungkin untuk segera mencapai herd imunity,” ujar Andini.Jarak capaian vaksinasi untuk dosis satu dan dosis dua sendiri, imbuh dia, saat ini hanya sekitar 15 persen. Jumlah tersebut masih dibilang wajar dan akan berkurang seiring berjalannya jadwal penyuntikan.“Penyuntikan dosis dua sudah kami jadwalkan sesuai ketentuan, sehingga bisa segera setara,” pungkasnya. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler