Tenaga Honorer Akan Dihapus, Disdikpora Kudus Ketar-ketir
Anggara Jiwandhana
Senin, 24 Januari 2022 12:38:21
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus – Rencana penghapusan tenaga honorer oleh Pemerintah Pusat membuat beberapa daerah pusing tujuh keliling. Salah satunya Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus.
Disdikpora Kudus, berharap kebijakan yang diterapkan pada 2023 itu tak menyasar guru-guru honorer. Sebab, kebijakan itu dinilai dapat menyakiti para guru honorer bila mereka turut dihapus.
“Mereka kan juga turut mencerdaskan anak-anak, kasihan mereka kalau nanti ikut dihapus pekerjaannya,” kata Kepala Disdikpora Kudus Harjuna Widada, Senin (24/1/2022).
Di Kabupaten Kudus, kata Harjuna, ada ratusan guru honorer di berbagai jenjang pendidikan. Mereka, bisa saja didorong untuk mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru, namun tentu tidak semua bisa lolos dengan mudah.
“Ya akhirnya nanti kasihan mereka, kami benar berharap mereka tidak masuk kategori honorer yang dihapus,” pungkasnya.
Baca juga: Pegawai Honorer Dihapus, Ratusan Orang di Kudus Terancam Nganggur
Sementara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kudus sendiri, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Kudus mencatat pemerintah daerah kini mempekerjakan sebanyak 107 pegawai honorer darah (PHD). Jumlah tersebut, terdiri dari tenaga administrasi dan tenaga operasional.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Kepala Dinas Dikpora Kudus (kanan) saat meninjau PTM di salah satu sekolah di Kudus, Senin (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – Rencana penghapusan tenaga honorer oleh Pemerintah Pusat membuat beberapa daerah pusing tujuh keliling. Salah satunya Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus.
Disdikpora Kudus, berharap kebijakan yang diterapkan pada 2023 itu tak menyasar guru-guru honorer. Sebab, kebijakan itu dinilai dapat menyakiti para guru honorer bila mereka turut dihapus.
“Mereka kan juga turut mencerdaskan anak-anak, kasihan mereka kalau nanti ikut dihapus pekerjaannya,” kata Kepala Disdikpora