Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Penyuntikan vaksin booster di Kabupaten Kudus mulai sasar kategori pelayan masyarakat. Sejumlah pelayan masyarakat, di unsur forum komunikasi pimpinan daerah (Forkompinda) mendapatkan vaksin dosis ketiga.

Pelaksanaan vaksinasi itu dilakukan Rabu (26/1/2022). Unsur Forkompinda itu mulai Bupati Kudus HM Hartopo, Ketua DPRD Kabupaten Kudus Masan, dan Kapolres Kudus AKBP Wiraga Dimas Tama.

Kemudian, Dandim Kudus Letkol Kav Indarto, Kepala Kejari Kudus Ardian, dan Ketua PN Kudus Singgih Wahono. Adapun jenis vaksin yang digunakan yakni moderna.

Baca juga: Ratusan Personel Polres Kudus Divaksin Booster

“Ini untuk vaksin penguat, kami memang perlu dan harus booster ini karena booster yang kemarin menurun,” kata Bupati Hartopo.

Sebagai pelayan masyarakat, Hartopo mengatakan sudah sepatutnya semua unsur pimpinan daerah menerima vaksin booster tersebut. Karena untuk melayani masyarakat dibutuhkan imun yang kuat agar terhindar dari penularan Covid-19.

Setelah pimpinan daerah disuntik vaksin booster, pemerintah daerah merencanakan turut menyuntikkan booster pada masyarakat rentan di awal pekan depan.
Setelah pimpinan daerah disuntik vaksin booster, pemerintah daerah merencanakan turut menyuntikkan booster pada masyarakat rentan di awal pekan depan.“Nanti pekan depan, utamanya masyarakat-masyarakat yang rentan seperti lansia,” pungkasnya.Pelaksana harian (Plh) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus dr Andini Aridewi menyampaikan penyuntikan vaksinasi booster akan menyesuaikan dengan ketersediaan stok vaksin.Pasalnya, DKK Kudus juga masih menggenjot vaksinasi untuk dosis satu dan dosis dua di semua kategori, utamanya di lansia dan anak usia 6 hingga 11 tahun.“Bisa menggunakan Pfizer, moderna, atau AstraZeneca, nanti disesuaikan dengan stok vaksin yang ada di kami,” pungkasnya. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler