Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus – Fraksi Partai Amanat Nasional Hanura Demokrat (PANHD) DPRD Kudus pecah. Partai Demokrat, memutuskan mencabut dua anggotanya dari fraksi tersebut.
DPC Partai Demokrat Kabupaten Kudus pun telah mengirimkan surat kepada dua anggotanya yakni Mardijanto dan Andrian Fernando untuk segera cabut dari Fraksi PANHD.
Dua wakil partai itu kemudian diutus untuk membelok ke Fraksi Gerindra.
“Memang benar. Pertimbangannya karena ada beberapa komitmen yang tidak terpenuhi selama bergabung di Fraksi PANHD,” kata Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Kudus Edy Kurniawan, Senin (21/2/2022).
Terkait pertimbangan bergabung dengan Fraksi Gerindra, Edy menyebut karena adanya faktor kenyamanan. Ketika faktor tersebut ada, dia mengatakan komunikasi bisa terjalin dengan lancar.
“Faktor kenyamanan penting agar komunikasi berjalan lancar,” katanya.
DPRD Kudus Minta Terduga Guru Cabul Dites Kejiwaan
Edy pun mendesak keputusan ini segera ditindaklanjuti pimpinan DPRD Kudus.
Fraksi Partai Gerindra saat ini memiliki jumlah anggota sebanyak delapan orang. Enam wakil rakyat dari Partai Gerindra dan dua orang dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Dua legislator Partai Demokrat Kudus Andrian Fernando dan Mardijanto (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – Fraksi Partai Amanat Nasional Hanura Demokrat (PANHD) DPRD Kudus pecah. Partai Demokrat, memutuskan mencabut dua anggotanya dari fraksi tersebut.
DPC Partai Demokrat Kabupaten Kudus pun telah mengirimkan surat kepada dua anggotanya yakni Mardijanto dan Andrian Fernando untuk segera cabut dari Fraksi PANHD.
Dua wakil partai itu kemudian diutus untuk membelok ke Fraksi Gerindra.
“Memang benar. Pertimbangannya karena ada beberapa komitmen yang tidak terpenuhi selama bergabung di Fraksi PANHD,” kata Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Kudus Edy Kurniawan, Senin (21/2/2022).
Terkait pertimbangan bergabung dengan Fraksi Gerindra, Edy menyebut karena adanya faktor kenyamanan. Ketika faktor tersebut ada, dia mengatakan komunikasi bisa terjalin dengan lancar.
“Faktor kenyamanan penting agar komunikasi berjalan lancar,” katanya.