Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Jumlah pasien Covid-19 di Kabupaten Kudus hingga Rabu (23/2/2022) tembus 481 orang. Dari jumlah tersebut ada 397 pasien yang menjalani isolasi mandiri, sementara 84 sisanya menjalani perawatan di rumah sakit rujukan.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus dr Andini Aridewi mengatakan, jumlah pasien aktif diperkirakan masih akan naik. Pasalnya, masih ada 127 pasien suspek yang menunggu hasil swab PCR.

“Kasusnya meningkat terus belakangan ini, angkanya pun telah mencapai 481 orang per Rabu,” kata Andini.

Adanya peningkatan tersebut, katanya, dimungkinkan karena sudah ada transmisi lokal di Kabupaten Kudus.

Baca: Isolasi Terpusat di Kudus Mulai Terisi Pasien Covid-19

Hanya, untuk jenis varian yang menjangkit, pihaknya belum bisa menyimpulkan apakah varian omicron atau varian delta bermutasi.

“Karena memang untuk penyimpulan itu harus dilakukan tes Whole Genome Sequencing (WGS),” ujarnya.

Atas kenaikan ini, Andini berharap masyarakat bisa menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.
Atas kenaikan ini, Andini berharap masyarakat bisa menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.Adapun protokol kesehatan yang dimaksud adalah memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.Baca: Kudus Kembali Level Tiga, PTM Terbatas BerlanjutPemerintah Kabupaten Kudus sendiri, mulai mengaktifkan lokasi isolasi terpusat di asrama Akademi Kebidanan Kudus pekan ini. Tiga orang pasien isolasi mandiri Covid-19 pun telah dievakuasi ke sana.Andini mengatakan, evakuasi pasien isoman tersebut dikarenakan ketiganya memiliki penyakit penyerta.“Walaupun mereka memiliki gejala ringan tapi mereka memiliki komorbid sehingga perlu pemantauan,” pungkasnya. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News