Bupati Kudus Akan Kembali Perketat Mobilitas Warga
Anggara Jiwandhana
Kamis, 24 Februari 2022 11:23:19
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus - Kabupaten Kudus kembali menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3. Dampaknya, Bupati Kudus HM Hartopo akan kembali memperketat pembatasan mobilitas warga.
Bupati menyebut, kembalinya Kudus di PPKM Level 3 adalah karena tingginya angka kasus Covid-19.
Sejauh ini, kata Hartopo, memang terjadi kenaikan pada angka positivity rate. Kondisi ini hampir sama seperti gelombang Delta tahun lalu.
Namun, untuk tingkat keterisian rumah sakit dan angka kematiannya masih rendah. "Memang saat ini positivity rate-nya naik ya sehingga masuk di level 3," kata Hartopo, Kamis (24/2/2022).
Baca: Bupati Kudus Sebut Banyak Pasien Covid-19 Nekat Berkeliaran
Dalam PPKM level 3 ini, Hartopo memastikan akan memperketat mobilitas warga Kudus. Pengaplikasian PeduliLindungi di banyak fasilitas publik juga akan diefektifkan lagi.
"Tracing dan testing juga akan kami tingkatkan kembali untuk mengetahui jumlah kasus pasti yang ada di Kudus, agar penanganannya juga semakin cepat," pungkasnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Bupati Kudus HM Hartopo (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)[/caption]
MURIANEWS, Kudus - Kabupaten Kudus kembali menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3. Dampaknya, Bupati Kudus HM Hartopo akan kembali memperketat pembatasan mobilitas warga.
Bupati menyebut, kembalinya Kudus di PPKM Level 3 adalah karena tingginya angka kasus Covid-19.
Sejauh ini, kata Hartopo, memang terjadi kenaikan pada angka positivity rate. Kondisi ini hampir sama seperti gelombang Delta tahun lalu.
Namun, untuk tingkat keterisian rumah sakit dan angka kematiannya masih rendah. "Memang saat ini positivity rate-nya naik ya sehingga masuk di level 3," kata Hartopo, Kamis (24/2/2022).
Baca: