Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Pemadam kebakaran (Damkar) milik Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kudus kini masih kekurangan personel. Apesnya, mereka juga kekurangan kelengkapan penjinak si jago merah.

Pemerintah daerah sebenarnya telah membahas untuk meremajakan mobil-mobil damkarnya. Namun, ketersediaan anggaran, lagi-lagi jadi batu sandungannya.

"Sebenarnya kemarin pernah ada bahasan, namun seperti diketahui bersama karena keterbatasan anggaran akibat refocusing Covid-19 akhirnya belum jadi," ujar Kepala Satpol PP Kudus Kholid Seif, Selasa (1/3/202022).

Baca: Polda Turunkan Tim Labfor Selidiki Penyebab Kebakaran Relokasi Pasar Johar Semarang

Untuk menyiasati kurangnya personel, Kholid mengatakan pihak Satpol kini tengah mengorganisir kebutuhan personelnya. Untuk kemudian bisa diajukan melalui seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) ataupun melalui seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

"Arahan dari pemerintah pemerintah pusat seperti itu, nanti coba kami organsir berapa kebutuhannya," katanya.

Sementara terkait pembaharuan perangkat pemadamnya, Kholid akan berupaya mengusulkan agar bisa dianggarkan.

"Ya walaupun dianggarkannya kapan kami belum tahu ya, entah di perubahan (APBD) atau malah tahun depan, kami belum tahu," pungkasnya.Baca: Kantor Pemkab Kudus Dikepung Damkar, Ada Apa?Sementara Bupati Kudus HM Hartopo mendorong pihak Satpol PP untuk berkoordinasi dengan pihak swasta yang memiliki armada damkar. Dengan begitu diharapkan bisa menambah kekuatan pemadam kebakaran di Kudus."Harapan kami terus ada kolaborasi dengan pihak swasta baik secara simulasi dan nyata," pungkasnya.Untuk diketahui, petugas damkar Kabupaten Kudus sendiri hanya berjumlah 26 orang terdiri dari tenaga PNS maupun kontrak. Kemudian untuk jumlah armada ada sebanyak empat unit. Terdiri dari dua unit truk pemasok air, satu unit truk pemadam, dan satu unit truk tangga. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler