Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Desa Rahtawu di Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus membuat satuan tugas (Satgas) pemantau tebing rawan longsor di desa tersebut.

Pembentukan Satgas tersebut dilakukan agar peristiwa wisatawan tertimpa guguran longsor beberapa waktu lalu tidak terulang kembali.

Kepala Desa Rahtawu Didik Ariyadi mengakatan, Pemdes telah menyiagakan satgas bencana untuk melakukan penjagaan di titik tebing jalan yang dirasa rawan longsor. Untuk jumlah personelnya, ada sebanyak 28 orang.

“Mereka kami terjunkan untuk memantau kondisi sekitar karena saat ini diketahui cuacanya tidak menentu,” katanya, Selasa (8/3/2022).

Selain mengawasi saat cuaca cerah, Satgas juga akan melakukan pengawasan saat turun hujan. Justru, pengawasan saat turun hujan akan semakin diperketat. Utamaya pada titik jalan dengan tinggi tebing sekitar 20 meter.

“Biasanya yang sering longsor itu di titik-titik itu, ini yang akan kami lakukan pengetatan,” ujarnya.

Baca: Dua Wisatawan Terkena Longsor di Rahtawu Kudus

Bila memang dirasa membahayakan, pihaknya menginstruksikan untuk membuka tutup jalan. Satgas kebencanaan juga akan melarang masyarakat yang tidak berkepentingan mendesak untuk melintas dan disarankan untuk berkunjung lain waktu.
Bila memang dirasa membahayakan, pihaknya menginstruksikan untuk membuka tutup jalan. Satgas kebencanaan juga akan melarang masyarakat yang tidak berkepentingan mendesak untuk melintas dan disarankan untuk berkunjung lain waktu.“Masyarakat juga kami imbau untuk tetap berhati-hati, agar kejadian beberapa waktu lalu juga tidak terulang kembali," pungkasnya.Baca: Wisatawan Tertimpa Longsor di Rahtawu Kudus, Bupati Perintahkan IniPemdes Rahtawu sendiri kini diketahui tengah melakukan pengeprasan tebing lokasi longsor secara swadaya baru-baru ini. Pengeprasan, dilakukan di titik tebing jalan sepanjang 10 hingga 15 meter.Diberitakan sebelumnya, Sepasang wisatawan Kabupaten Jepara terkena guguran longsor tebing di Jalan Desa Rahtawu Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus, Minggu (27/2/2022) siang. Mereka yang melaju dari arah selatan menuju utara itupun sempat tertimbun longsor.Beruntung, guguran material hanya menimbun sepeda motor dan anggota badan bagian bawah mereka. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler