Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus mendukung upaya Polri untuk menggalakkan program tilang eltronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) di Kabupaten Kudus.

Penambahan sarana prasarana yakni kamera pengawas atau CCTV pun akan diupayakan untuk ditambah sehingga cakupannya bisa semakin luas.

“Tentu di Kudus saat ini sudah diterapkan, namun kurang maksimal karena hanya ada di beberapa titik saja. Banyak yang menghindar-menghindar, ini nanti akan coba ditambah,” kata Bupati Kudus HM Hartopo, Rabu (16/3/2022).

Baca: Hasil Rekaman Tak Jelas, Polisi Jepara Copot dan Ganti CCTV E-TLE

Ketika ada sisa anggaran daerah, maka pengadaannya akan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kudus. Untuk kemudian bisa dipasang dan digunakan untuk memantau kepatuhan berkendara warganya.

Hanya saja, ketika itu sudah dilakukan, lanjut dia, aparat kepolisian juga diminta untuk lebih tegas dalam melakukan penindakan.

Hartopo mengatakan, masih sering menjumpai banyak pengendara yang menerobos lampu merah hingga marka jalan. Kondisi tersebut jarang yang mendapat sanksi karena tidak adanya petugas.
Hartopo mengatakan, masih sering menjumpai banyak pengendara yang menerobos lampu merah hingga marka jalan. Kondisi tersebut jarang yang mendapat sanksi karena tidak adanya petugas.“Ini yang kadang jadi dilema, rambu diciptakan oleh Dinas Perhubungan tapi Dishub tidak bisa menindak, sehingga banyak yang tetap melanggar walau ada petugas Dishub di sana,” ujarnya.Baca: Ada E-TLE di Kudus, Polisi Ingin Warga Semakin Sadar dan Tertib Berlalu LintasOleh karena inilah, pihaknya berharap koordinasi dan sinergitas antara pemerintah daerah dan kepolisian bisa terus dilakukan.Pemkab, tambah Hartopo, siap untuk menyosialisasikan kepatuhan berkendara dan rambu lalu lintas. Sementara aparat kepolisian juga diharapkan bisa tegas dalam menindak para pelanggar demi keselamatan bersama. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler