Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Desa Wates di Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, diresmikan menjadi Kampung Pancasila. Desa tersebut, menjadi desa pertama di Kudus dan diharapkan menjadi pelopor kebhinekaan dan toleransi antar suku, agama, dan budaya.

Peresmian Kampung Pancasila itupun dilakukan Danrem 073/Makutarama Kolonel Arm Putranto Gatot Sri Handoyo bersama Bupati Kudus HM Hartopo serta unsur pimpinan daerah lainnya, Selasa (29/3/2022).

Bupati Kudus HM Hartopo pun menyambut baik program ini. Dia mengatakan, pemerintah daerah akan terus bersinergi dengan segenap jajaran aparat keamanan untuk mencegah adanya radikalisme masuk ke Kudus.

Hartopo pun berharap pencanangan Kampung Pancasila tidak berhenti di sini saja. Program-program yang valid juga diharapkan bisa dijalankan di kampung ini demi menanamkan nilai-nilai pancasila ke masyarakatnya.

Sementara Danrem menyebut Kampung Pancasila ini dibentuk untuk mengurangi dan membentengi dari reaksi-reaksi intoleran maupun radikalisme yang ada di masyarakat.

Di dalam kampung itu, nantinya akan ditanamkan nilai-nilai Pancasila, nilai keberagaman dan toleransi dalam bermasyarakat.
Di dalam kampung itu, nantinya akan ditanamkan nilai-nilai Pancasila, nilai keberagaman dan toleransi dalam bermasyarakat.Untuk ke depan sendiri, pihaknya akan mencanangkan satu koramil satu Desa Pancasila. Sehingga diharapkan nilai-Nilai pancasila bisa kembali diamalkan masyarakat dalam kehidupan bermasyarakat.“Harapannya bisa mereduksi hal-hal yang berbau radikalisme ini, karena ini merupakan konsen utama dari pimpinan,” pungkasnya.  Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler