Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Bupati Kudus HM Hartopo menyayangkan banyaknya fasilitas pemerintah daerah yang minim anggaran perawatan. Padahal, fasilitas-fasilitas tersebut merupakan aset daerah yang seharusnya harus dijaga.

Pihak dinas terkait, kata Hartopo seharusnya bisa lebih aktif lagi meminta anggaran perawatan apabila memang sudah jelas tidak mendapat alokasi dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

“Harusnya kalau memang butuh anggaran perawatan yang banyak bilang, mengajukan ke TAPD biar anggarannya ada, kalau sudah seperti ini kan bingung,” kata Hartopo saat sidak ke sejumlah fasilitas publik di Taman Krida Kudus, Senin (4/3/2022).

Hartopo mengatakan, sejumlah fasilitas publik di Taman Krida kini tengah membutuhkan perawatan setelah terkena angina kencang akhir pekan kemarin. Oleh karena itu, dinas-dinas terkait diminta segera membuat nota dinas untuk meminta anggaran perawatan.

Baca: Kudus Kesulitan Dana Perawatan Tempat Wisata

Anggaran akan coba diambilkan dari Dana Tak Terduga. “Silhakan dibuat nota dinasnya, nanti coba diambilkan dari DTT,” pungkas Hartopo.
Anggaran akan coba diambilkan dari Dana Tak Terduga. “Silhakan dibuat nota dinasnya, nanti coba diambilkan dari DTT,” pungkas Hartopo.Diberitakan sebelumnya, sejumlah objek wisata yang dikelola Pemerintah Kabupaten Kudus minim anggaran perawatan. Perbaikan-perbaikan pada sarana prasarana penunjang pun minim dilakukan.Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar)  Kabupaten Kudus Mutrikah pun menyebut anggaran perawatan untuk mengelola sejumlah lokasi wisata di Kudus hanya sekitar Rp 400 jutaan.Jumlah yang bisa dikatakan minim bila melihat banyaknya unit pelaksana teknis (UPT) yang harus dirawat. Mulai dari Taman Krida, Terminal Wista Colo, Pondok Wisata Colo, Taman Ria Colo, dan Graha Muria Colo. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler