Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Habib Ja’far Alkaff tokoh ulama asal Kabupaten Kudus, yang dianggap sebagai wali majdub. Tak jarang, banyak hal-hal yang secara nalar tidak masuk di akal namun terjadi di seputaran kehidupan Habib Jafar.

Satu cerita yang paling tersohor adalah kemampuan Habib Ja’far dalam memecah raganya. Salah satu orang kepercayaan Habib Ja’far, yakni Habib Muhammad Alwi Baagil pun mengaminkan kemampuan Habib Ja’far tersebut.

Pada MURIANEWS, Bib Muh, sapaan akrab Habib Muhammad, mengatakan jika Habib Ja’far memang tidak pernah terlihat tengah melaksanakan salat wajib. Namun, bukan berarti ia tidak sedang beribadah.

“Jadi bisa saja itu Habib sedang berbincang dengan kita, namun kitanya ditinggal. Beliau sedang salat di belakang. Raganya ada di depan, tapi juga Habib sedang salat di belakang, keimanan seorang Habib Ja’far sudah tidak bisa kita ragukan karena itu sudah langsung berhubungan dengan Allah Taala,” kata Bib Muh, Kamis (14/4/2022).

Satu cerita unik lainnya, adalah ketika tiga orang saling berdebat dan ngotot mengklaim bahwa Habib Ja’far datang ke acaranya mereka di waktu yang sama.

“Karena seringnya kejadian seperti ini, pasti ada titen (ada petunjuk, red). Jadi misal Habib mengajak kita tidur bersama, kalau raganya telentang, pasti itu tidak ada, pasti raganya pergi ke mana dan ke mana. Tapi kalau tidurnya miring seperti Rosulullah, itu orangnya ada,” imbuh Bib Muh.

Baca: Kisah Habib Ja’far Alkaff, Wali yang Restunya Diburu Pejabat

Satu karomah lainnya yang benar-benar Bib Muh rasakan adalah ketika Habib Ja’far menyetop hujan yang sangat deras.

Bib Muh menceritakan, saat itu dia bersama Habib Ja’far dan dua temannya sedang berada di Mabes Polri dalam kondisi yang hujan deras.

Singkat cerita, mobil dari rombongan Habib Ja’far sedang berada di parkiran dan mereka harus bergegas ke tempat lain karena sudah janjian.“Akhirnya Habib itu bilang dia ingin berdoa pada Allah. Habib baca Al-Fatihah dan langsung bilang wes hop (Sudah. Cukup, red), langsung itu hujan berhenti tanpa ada yang netes lagi.  Habib langsung bergegas saat itu padahal banyak anggota polisi bersorak, tapi Habib cuek dan tidak peduli,” sambunya.Satu karomah lagi yang disaksikan oleh Bib Muh adalah saat Habib Ja’far menerima telepon dari Arab Saudi. Di mana saat itu Habib Jafar dimintai tolong untuk memberikan obat untuk saudaranya yang tengah sakit di sana.Baca: Kisah Fenomenal Habib Ja’far Alkaff Sering Buang Uang Ratusan Juta ke Laut"Saya dapat cerita dari keponakan saya, namanya Musthofa Alhabsyi kalau saat itu Habib ini berbicara dengan bahasa Jawa sementara yang menerima telepon hanya bisa berbahasa Arab," tuturnya.Namun entah bagaimana, yang berada di Arab Saudi mengerti dan mengaku jika Habib Ja'far berbicara dengan bahasa Arab.“Ini kan aneh, orang yang di sini dengarnya dia ngomong Jawa tapi yang dengarnya Habib ini bilang pakai bahasa Arab. Berarti langsung ada yang menerjemah atau bagaimana, sebenarnya banyak sekali kalau cerita soal kejadian unik yang mengelilingi Habib ini, yang saya omongkan hanya segelintir saja,” pungkasnya. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler