Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus menerjunkan empat tim pemantau kawasan wisata di Kota Kretek saat tradisi Kupatan, Senin (9/5/2022). Mereka dibagi per jenis wisatanya mulai dari wisata air, wisata tradisi, dan wisata umum lainnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus Mutrikah menyampaikan, empat tim tersebut khusus disiagakan untuk hari ini ini saja. Mengingat masyarakat Kudus punya tradisi berwisata saat memasuki Lebaran ke tujuh atau kupatan.

Tiga dari empat tim itupun kini tengah bergerak untuk memantau objek wisata berdasar kategori tersebut. Sementara satu tim lagi, memantau secara keseluruhan.

“Kami siagakan khusus hari ini, titik beratnya tentu mengatur ketertiban dan tetap memastikan adanya protokol kesehatan di lokasi wisata,” katanya, Senin (9/5/2022).

Baca: Tradisi Bulusan di Kudus Digelar Terbatas, Hanya Satu Gunungan Dikirab

Tika menyebut, dengan pengerahan empat tim tersebut menunjukkan jika Pemkab Kudus ingin memberikan rasa aman bagi para wisatawan yang datang.

“Kami ingin memastikan mereka nyaman selama berwisata di Kudus. Mereka tak perlu takut akan penularan Covid-19 karena tim kami akan berupaya dengan maksimal untuk menegakkan prokes sebagai upaya pencegahan penularan semaksimal mungkin,” ujarnya.
“Kami ingin memastikan mereka nyaman selama berwisata di Kudus. Mereka tak perlu takut akan penularan Covid-19 karena tim kami akan berupaya dengan maksimal untuk menegakkan prokes sebagai upaya pencegahan penularan semaksimal mungkin,” ujarnya.Baca: Meriah, 200 Sapi Ramaikan Tradisi Bakdan Sapi di BoyolaliSementara terkait keamanan, Tika mengatakan timnya telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian maupun TNI untuk turut serta membantu pengamanan.“Mereka juga telah memberi instruksi dan panduan keamanan khususnya di wisata air, kami juga sudah meneruskannya ke pelaku wisata seperti di Waduk Logung Kandangmas Dawe dan Praon di Kesambi Mejobo,” pungkasnya.Sebagai informasi, di Kabupaten Kudus sendiri kini tengah berlangsung tradisi Bulusan di Dukuh Sumber Desa Hadipolo Jekulo, tradisi Praon di Desa Kesambi Mejobo, dan Sendang Jodo di Kecamatan Bae. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler