Pemkab Lirik Biji Vanila Jadi Komoditas Unggulan Kudus
Anggara Jiwandhana
Senin, 23 Mei 2022 10:28:45
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
[caption id="attachment_291246" align="alignleft" width="1280"]
Bupati Kudus HM Hartopo saat berkunjung ke stan biji kopi vanila olahan Petani Kudus, di Pameran Kudus Festival Jakarta, beberapa waktu lalu (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)[/caption]MURIANEWS, Kudus - Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, melirik komoditas biji vanila sebagai potensi baru Kudus Kota Empat Negri dan akan diperkenalkan secara luas. Kajian terkait untung-rugi komoditas inipun segera dilaksanakan.
Bupati Kudus HM Hartopo menyampaikan, nilai jual komoditas biji vanila memang tergolong sangat tinggi. Di mana per kilogram vanila gourmet hasil pertanian di Kudus, nilai jualnya bisa mencapai Rp 5 juta.
"Memang punya potensi yang tinggi, maka dari itu akan coba kami kaji untung-ruginya lalu kami perkenalkan ke masyarakat luas," ujar Hartopo, Senin (23/5/2022).
Di Kabupaten Kudus sendiri, baru ada beberapa gabungan kelompok tani (Gapoktan) vanila yang hampir semuanya menanam tanamannya di Pegunungan Muria. Merekalah yang akan diundang untuk membicarakan potensi baru ini.
"Nanti gapoktannya kami undang, rapatnya dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan pendukung, Pemkab Kudus berkomitmen akan terus mempromosikan potensi-potensi yang ada di Kota Empat Negri ini," pungkasnya.
Salah satu anggota kelompok tani vanila di Kudus Ali Imron mengatakan, Kudus sudah punya produk pertanian vanila dengan tingkat gourmet, atau paling tinggi kualitasnya. Sehingga tak hayal, harganya bisa mencapai Rp 5 juta per kilogram.
"Kami beri nama Planilla, kadar vanila dalam biji kami adalah sebesar 3 persenan, sementara yang biasa, hanya satu persen bahkan di bawahnya, inilah yang membuat vanila kami istimewa," kata Ali, Minggu.



