Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, sudah membuka pendaftaran bagi para pedagang kaki lima yang ingin berjualan kembali di car free day (CFD) Kudus.

Hal tersebut dilakukan menyusul kebijakan pemerintah daerah yang akan menambah jumlah pedagang di kawasan PKL CFD Kudus yakni menjadi 200 pedagang.

“Kalau sebelumnya PKL-nya cuma seratus, Minggu pekan nanti sudah naik jadi 200 pedagang. Silahkan datang saja ke kantor kami untuk mendaftar,” kata Kepala Dinas Perdagangan Kudus Sudiharti, Senin (30/5/2022).

Pendaftaran ini, kata dia, terbuka untuk pedagang lama maupun baru. Hanya, dalam pemilihannya nanti tetap akan diprioritaskan warga Kabupaten Kudus sendiri.

“Karena ini kan tujuannya pemulihan ekonomi daerah, jadi tetap ada prioritas utama untuk warga Kudus,” sambungnya.

Baca: Kuota Pedagang CFD Kudus Ditambah Pekan Depan

Dia menambahkan, pendaftaran kali ini pula tidak dibatasi jumlahnya. Hanya memang, terkait waktu berjualan, akan menyesuaikan dengan nomor urut antrean.“Jadi misalkan sudah di angka lebih dari 200 ya pekan depannya lagi baru bisa jualan,” sambungnya.Pada Minggu (30/5/2022) kemarin sendiri, tercatat ada seratus pedagang kering maupun basah yang berjualan di Jalan Ahmad Yani dan Jalan dr Ramelan.“Hasilnya bagus, pedagang bisa menempatkan dirinya dan menata diri dengan baik dan sesuai apa yang kami harapkan walau memang masih ada yang liar ya, tapi saat itu juga kami beri pengertian dan mereka mau mengerti,” pungkasnya. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler