Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten (pemkab) Kudus, Jawa Tengah, kemungkinan besar akan memperpanjang penutupan pasar hewan di Kota Kretek selama dua pekan ke depan. Meski demikian, khusus untuk pedagang kambing tetap boleh jualan.

Walau begitu, Pemkab memberi kelonggaran pada penutupan kali ini. Di mana penjual ternak kambing, tetap diperbolehkan tetap berjualan di area pasar ternak.

Sementara komoditas ternak sapi dan kerbau diminta untuk tidak berjualan terlebih dahulu.

“Kalau kambing ya sudahlah kami rasa tidak masalah, mau masuk di dalam juga tidak apa-apa berjualannya nanti,” kata Bupati Kudus HM Hartopo, Selasa (14/6/2022).

Hartopo beralasan, diizinkannya hewan ternak kambing untuk dijual di pasar ternak adalah karena saat ini belum ada kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menimpa ternak kambing.

”Dari kemarin sebenarnya tidak apa-apa, untuk peternak kambing silahkan untuk berjualan,” terangnya.

Baca: Kudus Buka Opsi Perpanjang Penutupan Pasar Hewan

Dia menyampaikan, pihak pemerintah daerah sampai saat ini terus melakukan upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit pada ternak ini. Dua tim satgas pun dikerahkan untuk hal ini.
Dia menyampaikan, pihak pemerintah daerah sampai saat ini terus melakukan upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit pada ternak ini. Dua tim satgas pun dikerahkan untuk hal ini.”Kami sudah mengerahkan tim satgas untuk menangani ini, kami upayakan semaksimal mungkin walau SDM dokternya sebenarnya kurang ini,” imbuh dia.Oleh karena itu, pihaknya berharap baik peternak maupun pedagang bisa ikut membantu pemerintah dalam menangani hal ini. Salah satunya dengan tidak mendatangkan hewan ternak dari luar daerah terlebih dahulu.Baca: Kudus Hanya Punya Dua Dokter Hewan Tangani PMKSebelumnya, Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah mengambil kebijakan untuk menutup semua pasar hewan selama dua pekan ke depan. Hal tersebut dilakukan sebagai langkah pencegahan merebaknya virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kota Kretek.Penutupan sendiri, dimulai pada Rabu (8/6/2022) pekan lalu hingga pekan ini. Bila memang diperpanjang, maka penutupan pasar ternak khusus sapi dan kerbau, akan berlangsung hingga akhir bulan Juni. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler