Kudus Gelar 85 Pelatihan Keterampilan untuk Buruh Rokok
Anggara Jiwandhana
Rabu, 15 Juni 2022 14:06:20
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pamkab) Kudus, Jawa Tengah, menyiapkan 85 jenis pelatihan kewirausahaan bagi kalangan pekerja rokok di Kota Kretek. Kegiatan tersebut akan dibiayai dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).
Bupati Kudus HM Hartopo menyampaikan, pelatihan keterampilan itu, akan menyasar buruh rokok utamanya yang terkena PHK, dan masyarakat lain yang ditetapkan oleh pemerintah sebagaimana diamanatkan dalam PMK Nomor 215 Tahun 2021.
”Pelatihan ini kami harapkan bermanfaat bagi masyarakat Kudus utamanya buruh rokok yang menjadi korban PHK, setelah mereka memiliki keterampilan, maka kesempatan membuka lapangan kerja baru akan tercipta,” kata Hartopo, Selasa (15/6/2022).
Kepala Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Koperasi dan UKM (Disnakerperinkop dan UKM) Kudus Rini Kartika Hadi Ahmawati mengatakan, 85 jenis pelatihan yang akan digelar di antaranya las SMAW (Shield Metal Arc Welding), menjahit kebaya, menjahit pakaian wanita dewasa dan operator komputer.
Selain itu, pelatihan lainnya adalah tata boga, pelatihan barista, hidroponik, anyaman, dan menjahit bed cover. “Ada juga pelatihan menjahit pakaian pria, kerajinan kain perca, merajut tas dan dompet, dan pelatihan lainnya.
Dia menambahkan, sasaran dalam pelatihan kali ini adalah sebanyak 4.900 calon peserta. Pihaknya kini masih dalam tahapan menyiapkan rencana anggaran biaya (RAB).
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Bupati Kudus HM Harto saat meninjau pelatihan untuk kewirausahaan untuk buruh rokok, beberapa waktu lalu. (Murianews/Istimewa)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pamkab) Kudus, Jawa Tengah, menyiapkan 85 jenis pelatihan kewirausahaan bagi kalangan pekerja rokok di Kota Kretek. Kegiatan tersebut akan dibiayai dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).
Bupati Kudus HM Hartopo menyampaikan, pelatihan keterampilan itu, akan menyasar buruh rokok utamanya yang terkena PHK, dan masyarakat lain yang ditetapkan oleh pemerintah sebagaimana diamanatkan dalam PMK Nomor 215 Tahun 2021.
”Pelatihan ini kami harapkan bermanfaat bagi masyarakat Kudus utamanya buruh rokok yang menjadi korban PHK, setelah mereka memiliki keterampilan, maka kesempatan membuka lapangan kerja baru akan tercipta,” kata Hartopo, Selasa (15/6/2022).
Kepala Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Koperasi dan UKM (Disnakerperinkop dan UKM) Kudus Rini Kartika Hadi Ahmawati mengatakan, 85 jenis pelatihan yang akan digelar di antaranya las SMAW (Shield Metal Arc Welding), menjahit kebaya, menjahit pakaian wanita dewasa dan operator komputer.
Selain itu, pelatihan lainnya adalah tata boga, pelatihan barista, hidroponik, anyaman, dan menjahit bed cover. “Ada juga pelatihan menjahit pakaian pria, kerajinan kain perca, merajut tas dan dompet, dan pelatihan lainnya.
Dia menambahkan, sasaran dalam pelatihan kali ini adalah sebanyak 4.900 calon peserta. Pihaknya kini masih dalam tahapan menyiapkan rencana anggaran biaya (RAB).
”Pendaftarannya mulai pekan ini begitu juga dengan pelaksanaannya,” pungkas dia.
Sementara, Federasi Serikat Pekerja Rokok, Tembakau, Makanan, dan Minuman (RTMM) Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kudus menyambut baik rencana program Pemerintah Kabupaten Kudus yang akan menggelar pelatihan keterampilan.
Apalagi sasaran pelatihan yang dibiayai dari DBHCHT ini satu di antaranya adalah buruh rokok.
”Saat ini sudah ada 400 lebih buruh dari 36 perusahaan anggota FSP RTMM yang siap untuk mengikuti pelatihan yang digelar,” kata Ketua Federasi Serikat Pekerja RTMM-SPSI Kudus, Suba’an Abdul Rohman.
Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha