Ada MTs di Kudus Diduga Tahan Ijazah Siswa, Kemenag: Tidak Boleh!
Anggara Jiwandhana
Jumat, 17 Juni 2022 10:32:29
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus – Sebuah Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, diduga menahan ijazah salah seorang anak didiknya karena belum membayar uang syukuran kelulusan.
Hal tersebut diketahui dari cuitan akun facebook bernama Sidi Fatima di sebuah grup Facebook bernama New (ISK) info seputar kudus pada, Kamis (16/6/2022) kemarin.
Dalam unggahannya, akun Sidi Fatima berkeluh kesah tentang ijazah saudaranya yang menurut dia ditahan oleh pihak sekolah karena belum membayar uang syukuran kelulusan senilai Rp 200 ribu.
Unggahan itu juga disertai gambar sebuah surat yang kopnya bertuliskan komite sekolah. Di mana inti dari isinya adalah memberitahukan jika siswa yang bersangkutan dinyatakan lulus.
Baca: Belum Bayar Uang Kelulusan, Sekolah di Kudus Diduga Tahan Ijazah Siswanya
Pihak komite sekolah, kemudian meminta sumbangan syukuran senilai Rp 200 ribu yang rencananya akan digunakan untuk pembenahan, pemeliharaan, dan pengadaan sarana prasarana sekolah.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Tangkapan layar postingan facebook Sidi Fatima (Murianews/Istimewa)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – Sebuah Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, diduga menahan ijazah salah seorang anak didiknya karena belum membayar uang syukuran kelulusan.
Hal tersebut diketahui dari cuitan akun facebook bernama Sidi Fatima di sebuah grup Facebook bernama New (ISK) info seputar kudus pada, Kamis (16/6/2022) kemarin.
Dalam unggahannya, akun Sidi Fatima berkeluh kesah tentang ijazah saudaranya yang menurut dia ditahan oleh pihak sekolah karena belum membayar uang syukuran kelulusan senilai Rp 200 ribu.
Unggahan itu juga disertai gambar sebuah surat yang kopnya bertuliskan komite sekolah. Di mana inti dari isinya adalah memberitahukan jika siswa yang bersangkutan dinyatakan lulus.
Baca: