Bupati Kudus Perintahkan Dispertan Keliling Cek Hewan Kurban
Anggara Jiwandhana
Jumat, 24 Juni 2022 11:05:28
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus – Dinas Pertanian dan Peternakan (Disepertan) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, diperintahkan untuk menyiapkan tim pemantau kesehatan hewan kurban di Kota Kretek. Tim itu yang ditugaskan untuk keliling melakukan pengecekan hewan kurban.
Skrining dilakukan untuk menghindari adanya hewan kurban di desa-desa yang terkena Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
”Kami minta Dinas Pertanian dan Pangan melakukan pengecekan kesehatan setiap hewan kurban. Jadi sebelum disembelih dipastikan kondisinya sehat dan bebas PMK,” kata Bupati Kudus HM Hartopo, Jumat (24/6/2022).
Hartopo menambahkan, para petugas nantinya harus berkeliling ke kampung-kampung untuk melakukan pengecekan.
Meskipun jumlah personel terbatas, dia berharap, ada solusi agar umat Muslim bisa menjalankan ibadah kurban dengan lancar.
”Semaksimal mungkin akan kami siapkan skema untuk penanganan PMK ini menjelang Hari Raya Iduladha,” ujarnya.
Baca: Kudus Minta Jatah Vaksin PMK Sesuai Jumlah Populasi
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Pengecekan hewan ternak di Pasar Hewan Kudus beberapa waktu lalu. (Murianews/Anggara Jiwandhana)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – Dinas Pertanian dan Peternakan (Disepertan) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, diperintahkan untuk menyiapkan tim pemantau kesehatan hewan kurban di Kota Kretek. Tim itu yang ditugaskan untuk keliling melakukan pengecekan hewan kurban.
Skrining dilakukan untuk menghindari adanya hewan kurban di desa-desa yang terkena Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
”Kami minta Dinas Pertanian dan Pangan melakukan pengecekan kesehatan setiap hewan kurban. Jadi sebelum disembelih dipastikan kondisinya sehat dan bebas PMK,” kata Bupati Kudus HM Hartopo, Jumat (24/6/2022).
Hartopo menambahkan, para petugas nantinya harus berkeliling ke kampung-kampung untuk melakukan pengecekan.
Meskipun jumlah personel terbatas, dia berharap, ada solusi agar umat Muslim bisa menjalankan ibadah kurban dengan lancar.
”Semaksimal mungkin akan kami siapkan skema untuk penanganan PMK ini menjelang Hari Raya Iduladha,” ujarnya.
Baca: