Begini Strategi PAN Kudus untuk Dulang Kursi di Pemilu 2024
Anggara Jiwandhana
Sabtu, 25 Juni 2022 10:33:19
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus – Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Kudus berobsesi untuk mendulang kursi sebanyak mungkin dalam Pemilu 2024 mendatang. Beberapa strategi pun akan dilakukan.
Dalam Raparat Kerja Daerah (Rakerda) DPD PAN Kudus, Jumat (25/6/2022) malam, PAN menggaris bawahi sejumlah aspek yang harus dilakukan pembenahan bila ingin mendulang lebih banyak kursi di masing-masing daerah pemilihan (Dapil).
Salah satu yang dianggap paling penting adalah pembenahan sekaligus penguatan saksi-saksi yang ada di lapangan saat pemungutan suara.
PAN diketahui memang punya hasil yang cukup buruk saat Pemilu 2019 lalu. Khususnya wilayah di Jawa Tengah.
”Jateng ini dapat perhatian khusus dari DPP setelah pada Pemilu 2019 silam gagal meraih kursi DPR RI. Kemudian di provinsi hanya enam kursi, dan kursi DPRD kabupaten/kota yang semula 114, kini hanya tersisa 81 saja,” kata Ketua DPD PAN Kudus Endang Kursistiyani.
Baca: Ganjar, Puan hingga Anies Muncul di Penjaringan Capres PAN Kudus
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Rekerda PAN Kudus Jumat (25/6/2022) malam. (Murianews/Anggara Jiwandhana)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Kudus berobsesi untuk mendulang kursi sebanyak mungkin dalam Pemilu 2024 mendatang. Beberapa strategi pun akan dilakukan.
Dalam Raparat Kerja Daerah (Rakerda) DPD PAN Kudus, Jumat (25/6/2022) malam, PAN menggaris bawahi sejumlah aspek yang harus dilakukan pembenahan bila ingin mendulang lebih banyak kursi di masing-masing daerah pemilihan (Dapil).
Salah satu yang dianggap paling penting adalah pembenahan sekaligus penguatan saksi-saksi yang ada di lapangan saat pemungutan suara.
PAN diketahui memang punya hasil yang cukup buruk saat Pemilu 2019 lalu. Khususnya wilayah di Jawa Tengah.
”Jateng ini dapat perhatian khusus dari DPP setelah pada Pemilu 2019 silam gagal meraih kursi DPR RI. Kemudian di provinsi hanya enam kursi, dan kursi DPRD kabupaten/kota yang semula 114, kini hanya tersisa 81 saja,” kata Ketua DPD PAN Kudus Endang Kursistiyani.
Baca: