Selasa, 28 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, segera menyuntikkan vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kepada ratusan ternak di Kecamatan Kaliwungu dan Bae mulai Kamis (29/6/2022) besok. Untuk tahap awal, disediakan sebanyak 100 dosis vaksin.

”Hari ini kami mulai pendataan, besok kami mulai lakukan penyuntikan di sejumlah titik di dua kecamatan tersebut,” kata Subkoordinator Produksi dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Kudus Sidi Pramono, Rabu (29/6/2022).

Sidi menambahkan, untuk hewan ternak yang akan mendapat prioritas vaksin ini adalah sapi jenis perah dan potong. Hal tersebut dikarenakan perawatan jenis sapi ini sangatlah lama dan mempunyai nilai ekonomi yang tinggi

”Ini juga instruksi dari pusat, maka akan langsung kami jalankan, masing-masing ternak akan mendapat suntikan vaksin sebanyak 2 ml,” imbuhnya.

Baca: Dispertan Kudus Tegaskan Daging Ternak Terpapar PMK Aman Dikonsumsi

Walau begitu, Sidi mengungkapkan ada sejumlah kriteria ternak yang boleh mendapatkan vaksin tersebut.Satu yang paling penting adalah hewan ternak tersebut tidak sedang terinfeksi PMK saat akan divaksin.
Walau begitu, Sidi mengungkapkan ada sejumlah kriteria ternak yang boleh mendapatkan vaksin tersebut.Satu yang paling penting adalah hewan ternak tersebut tidak sedang terinfeksi PMK saat akan divaksin.”Begitu pula kalau sudah sembuh atau gampangnya pernah kena, ini tidak bisa divaksin,” imbuhnya.Untuk umur, Sidi menyampaikan hewan ternak minimal harus berusia dua pekan saat mendapat suntik vaksin. Hewan, juga tidak boleh dalam kondisi yang stress apalagi hewan ternak yang sedang bunting.”Sementara dalam instruksi memang diprioritaskan sapi atau kerbau dulu, yang lainnya masih dalam kajian,” pungkasnya. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Cholis Anwar

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler