Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Perbaikan dan perawatan jalan di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, pada tahun ini hanya dianggarkan sebesar Rp 10 miliar. Jumlah anggaran tersebut dibagi untuk tiga bidang, yakni untuk Bidang Bina Marga sebesar Rp 7 miliar, selebihnya untuk Tata Bangunan dan Drainase.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus, Arif Budi Siswanto menyampaikan, anggaran tersebut bersumber dari APBD Kudus tahun 2022 ini. diakuinya bahwa anggaran tersebut cukup minim lantaran pemerintah masih merefokusing untuk kebutuhan penanganan Covid-19.

”Sehingga ketika ada jalan-jalan yang butuh perbaikan maupun perawatan, kami belum bisa maksimal memperbaikinya,” kata dia, Rabu (6/7/2022).

Baca: Jalan Rusak di Kudus Ini Tak Akan Diperbaiki Tahun Ini

Karena itu, dengan anggaran yang minim tersebut pihaknya pun akan melakukan skala prioritas untuk perbaikan jalan.

Dia juga mengaku beberapa pekerjaan perbaikan jalan saat ini sudah mulai, karena kerusakannya tersebar di sejumlah ruas jalan yang merupakan perbaikan rutin.

”Kami berharap masyarakat bersabar jika nantinya masih ditemukan jalan rusak dan belum ada perbaikan, tentunya menunggu ketersediaan anggaran,” pungkasnya.Baca: Jalan Rusak di Kudus Segera Diperbaiki, Segini DananyaDiketahui, total panjang jalan di Kabupaten Kudus adalah sepanjang 639,261 kilometer.  Dari jumlah itu, sebanyak 52,38 persen jalan dengan kondisi baik, kemudian jalan dengan kondisi sedang sebesar 39 persenan.Persentase baik dan sedang adalah komponen untuk menentukan jumlah kondisi jalan yang berstatus mantap. Sementara untuk yang rusaknya 7,66 persen. Reporter : Anggara JiwandhanaEditor: Cholis Anwar

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler