Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Video aspal tipis yang bisa dikelupas dengan tangan kosong viral di media sosial. Lokasi jalan yang diaspal itu diduga berada di Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

Video berdurasi sekitar 29 detik tersebut menunjukkan tangan pembuat video tengah mengeruk aspal di bagian pinggir sebuah jalan. Dia, dengan mudahnya mengelupas aspal tersebut bak tidak dikerjakan dengan sempurna.

Kepala Desa Rahtawu Kudus Didik Ariyadi menyampaikan, memang benar pihak pemerintah desa baru saja menggelar kegiatan pengaspalan untuk jalan desa. Tepatnya di RW 2 Dukuh Wetan Kali dengan panjang 553 meter dengan lebar dua meter.

Namun menurut dia, waktu pengaspalan berbeda dengan di video yang beredar.

[caption id="attachment_300487" align="alignleft" width="1280"] Tangkapan gambar video aspal tipis dan gampang terkelupas. (Murianews/Istimewa)[/caption]

”Kalau dilihat dari waktunya, kami rasa tidak. Karena kami baru saja melakukan pengasapalan hari Sabtu kemarin, padahal menurut keterangan video tersebut pengaspalan dilaksanakan sepekan yang lalu tepatnya di hari Selasa atau Rabu,” kata dia ketika dikonfirmasi awak media, Jumat (8/7/2022).
”Kalau dilihat dari waktunya, kami rasa tidak. Karena kami baru saja melakukan pengasapalan hari Sabtu kemarin, padahal menurut keterangan video tersebut pengaspalan dilaksanakan sepekan yang lalu tepatnya di hari Selasa atau Rabu,” kata dia ketika dikonfirmasi awak media, Jumat (8/7/2022).Baca: Viral, Video Aspal di Kudus Tipis dan Mudah Terkelupas Bak Kue KeringSelain itu, Didik yakin kualitas pengerjaan aspal yang bersumber dari Bangub senilai Rp 200 juta itu sudah cukup baik. Mulai dari regulasi hingga teknisnya.”Pengerjaannya memang baru selesai, tapi kami yakin itu sudah sesuai aturan yang ada. Walau memang kami belum bisa memastikan apakah itu di desa kami atau tidak karena takutnya hoaks, akan kami cek segera,” tandasnya. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler