Investasi di Kudus Diprediksi Baru Nanjak Tahun Depan
Anggara Jiwandhana
Senin, 11 Juli 2022 08:45:26
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus –Investasi yang masuk ke Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, diprediksi baru nanjak pada tahun 2023 mendatang. Sementara untuk tahun 2022 ini, diperkirakan masih lesu.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kudus Revli Subekti menyampaikan, pemerintah memang telah menambah luasan cakupan area ataupun lahan investasinya di Kota Kretek untuk menarik minat investor masuk ke Kudus.
Ketetapannya pun telah tertuang di Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) terbaru milik Pemkab Kudus. Di mana ketersediaan lahan investasi sebelumnya hanya seluas 1.132 hektare kini ditambah menjadi 2.300 hektare.
Namun adanya Perda itu tidak serta merta akan langsung membuat investasi di Kudus menggeliat.
Revli menambahkan, pemerintah membutuhkan anggaran promosi untuk bisa meningkatkan ketertarikan investor untuk masuk ke Kabupaten Kudus.
”Kalaupun pada tahun 2022 ini sudah meningkat, mungkin akan terjadi di akhir tahun. Karena memang butuh sarana promosi agar investor ini juga tahu jika Kudus memperluas cakupan lahan investasinya,” kata Revli, Senin (11/7/2022).
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Ilustrasi: Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)[/caption]
MURIANEWS, Kudus –Investasi yang masuk ke Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, diprediksi baru nanjak pada tahun 2023 mendatang. Sementara untuk tahun 2022 ini, diperkirakan masih lesu.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kudus Revli Subekti menyampaikan, pemerintah memang telah menambah luasan cakupan area ataupun lahan investasinya di Kota Kretek untuk menarik minat investor masuk ke