Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus – Para santri di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, diminta untuk berperan aktif dalam memerangi dan mencegah radikalisme. Apalagi di tengah arus informasi yang kian mengalir bebas.
Hal tersebut disampaikan Bupati Kudus HM Hartopo saat membuka sosialisasi Optimalisasi Peran Santri dalam Antisipasi Radikalisme di Pondok Pesantren Darul Qur'an Krandon, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Selasa (12/7/2022) malam.
Dia menyebut, berbagai pemberontakan menjadi pembelajaran bahwa radikalisme perlu dicegah. Santri diminta harus bisa memanfaatkan era digital untuk menjaga keutuhan bangsa dengan menangkal radikalisme.
”Kali ini, tantangan kita adalah kemudahan akses informasi. Peran santri di sini penting mengajak masyarakat menjauhi paham radikal,” ujarnya.
Baca: Santri Putri di Ponpes di Kudus Ini juga Diajari Nyembelih Kurban
Dalam kesempatan itu pula, Hartopo menjelaskan radikalisme sayap kiri maupun sayap kanan pernah terjadi di Indonesia.
Sayap kiri yang diwakili PKI dengan cita-citanya mendirikan negara komunis dan pemberontakan sayap kanan yang diwakili DI/TII juga pernah menguji persatuan dan kesatuan bangsa.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Santri di Kudus dalam sosialisasi Optimalisasi Peran Santri dalam Antisipasi Radikalisme di Pondok Pesantren Darul Qur'an Krandon. (Murianews/Diskominfo Kudus)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – Para santri di Kabupaten