Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Delegasi dari Libya yang terdiri dari organisasi pengusaha di Libya, akademisi, mengunjungi Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Selasa (19/7/2022). Mereka, meninjau hasil kekayaan bahari yang diolah oleh salah satu perusahaan milik Sukun Group, Muria Bahari Indonesia (MBI).

Kunjungan delegasi Libya di Kabupaten Kudus sendiri, juga merupakan langkah lanjutan dari hasil kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan Libya dibidang kelautan dan sumber daya bahari.

Adapun prosesnya adalah melalui kerangka Kerja Sama Selatan-Selatan dan Triangular (KSST) yang diinisiasi oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas).

”Kita terus berupaya membangun kerja sama hubungan internasional khususnya untuk kerja sama selatan-selatan dan triangular. Kami selalu mempromosikan apa-apa yang baik dari Indonesia untuk dikerjasamakan dengan negara lain termasuk di Libya ini,” kata Koordinator Kerja Sama Pembangunan Global Bappenas Priyanto Rohmatullah, pada Murianews usai acara.

Baca: PR Sukun Kudus Jadi Sponsor Persipa Pati di Liga 2

Dia menambahkan, dengan dihadirkannya para delegasi Libya ini, Bappenas ingin menunjukkan keunggulan Indonesia dalam bidang bahari termasuk di antaranya dari kalangan swasta. Kemudian pengenalan produk-produk atau bussines matching yang tentunya di Libya belum pernah ada.

”Dan yang terakhir tentunya ada sebuah kerja sama yang terwujud antara pemerintah dengan pemerintah maupun swasta dengan swasta dari Libya dan Indonesia,” ujarnya.Semnetara Direktur Muria Bahari Indonesia Helmi Tasan Wartono menyampaikan pihaknya siap membangun kerja sama dan hubungan baru dengan siapapun. Tumbuh bersama dan saling menguntungkan akan jadi keutamaannya.”Hari ini kami bangga bisa menerima kedatangan delegasi dari Libya. Produk pengolahan rajungan dan udang kami sangat terjamin mutu dan kualitas produknya, kami sangat terbuka lebar untuk membuat sebuah hubungan yang baru dengan pihak manapun,” tandasnya.Sebagai informasi, dalam kesempatan tersebut pula turut dihadiri oleh Kamar Dagang Industri dan Pertanian (KADIN) Pusat, Provinsi, dan Kabupaten Kudus. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler