Subsidi Kedelai untuk Produsen Tahu Tempe Diharapkan Berlanjut
Anggara Jiwandhana
Kamis, 21 Juli 2022 12:34:46
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus – Program subsidi kedelai untuk produsen tahu dan tempe di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah diharapkan terys berlajut. Program itu sendiri sedianya akan berakhir akhir Juli 2022 ini.
Manajer Primer Koperasi Tahu-Tempe Indonesia (Primkopti) Kabupaten Kudus Amar Ma'ruf mengungkapkan hal tersebut, Kamis (21/7/2022).
Menurut dia, produsen masih membutuhkan subsidi tersebut selagi harga kedelai masih tinggi.
Selama ini banyak produsen merasa dilema dengan tingginya harga kedelai yang saat ini sudah tembus Rp 12.050 per kilogram.
”Mereka sebenarnya dilemma. Mau dinaikkan harga komoditasnya tapi nanti takut tidak laku, giliran ada penyesuaian bentuk produknya nanti dikomplain pembeli, jadi serba dilema mereka,” katanya.
Baca: Produsen Tahu Tempe di Kudus Diberi Subsidi Kedelai
Dia pun mengungkapkan dengan harga seperti ini, permintaan kedelai memang masih cukup stabil. Namun, beberapa kali juga sempat lesu karena produksi di tingkat pengrajin ikut menurun.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Kedelai tengah diproses untuk diolah menjadi tahu di sentra produksi tahu Karangbener, Kudus. (Murianews/Vega Ma'arijil Ula)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – Program subsidi kedelai untuk produsen tahu dan tempe di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah diharapkan terys berlajut. Program itu sendiri sedianya akan berakhir akhir Juli 2022 ini.
Manajer Primer Koperasi Tahu-Tempe Indonesia (Primkopti) Kabupaten