Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, dimulai. Sebanyak 43.272 anak di Kota Kretek pun jadi sasarannya.

Ada dua jenis imunisasi yang akan dilaksanakan pada BIAN tahun 2022 ini. Yakni imunisasi measles dan rubella (MR) yang menyasar anak usia 9 bulan hingga 59 bulan dan imunisasi kejar dengan sasaran anak usia 12-59 bulan.

Bupati Kudus HM Hartopo menyampaikan, pemerintah akan berupaya semaksimal mungkin dalam mengejar target tersebut. Dinas Kesehatan Kabupatan (DKK) Kudus, juga telah diminta untuk membentuk tim guna percepatan program BIAN.

”Setidaknya, capaian harus bisa tembus 95 persen di akhir bulan nanti, karena ini kan vaksin yang penting bagi anak-anak,” kata Hartopo usai membuka BIAN di Puskesmas Wergu Wetan, Kota, Kudus, Senin (1/8/2022).

Baca: Ini Jadwal Imunisasi BIAN di Wilayah Kerja Puskesmas Kaliwungu Kudus

Tim vaksinasi juga diminta untuk gencar menyosialisaikan pentingnya imunisasi kepada orang tua yang masih memiliki anak usia balita. Pasalnya di lapangan, masih banyak dijumpai orang tua yang minim edukasi akan vaksinasi ini.

”Masih banyak orang tua yang tidak paham, fungsi dan manfaat imunisasi sehingga mereka santai-santai tidak melakukan imunisasi ke anak-anaknya, padahal itu perlu untuk mencegah penyakit berbahaya,” ujarnya.Ia menambahkan, bagi orang tua yang menyuntikkan imunisasi wajib membawa buku Kesehatan Ibu dan Anak. Karena, dari buku tersebut petugas kesehatan bisa mengetahui imunisasi apa yang diberikan.Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DKK Kudus dr Andini Aridewi merincikan sasaran imunisasi Kejar terdiri dari vaksinasi DPT-HB-Hib sasarannya 3.450, OPV (polio tetes) sasar 3.450 dan IPV (polio suntik) sasar 5.500 anak usia 12-59 bulan.”Untuk imunisasi MR diberikan ke semua anak tanpa memandang imunisasi sebelumnya apakah sudah lengkap atau belum, usianya juga mulai dari 9 sampai 59 bulan,” tandas Andini. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler