Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Bawaslu Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, meluncurkan buku Sejarah Pengawas Pemilu di Kudus. Dalam buku tersebutu berisi tentang perjalanan pengawasan pemilu di Kudus hingga nama-nama anggota Bawaslu Kudus era 2004 hingga sekarang.

Launching buku itu dilaksanakan di Aula Bawaslu Kudus, Kamis (4/8/2022). Buku sejarah dengan tebal 190 lembar ini, merupakan buku kedua yang diluncurkan Bawaslu Kudus. Buku pertama, mereka launching pada tahun 2019 lalu.

Ketua Bawaslu Kudus Moh Wahibul Minan menyampaikan, buku ini merupakan sebuah penghargaan bagi para anggota Bawaslu yang telah bertugas sebelum dia dan jajarannya.

”Buku ini kami persembahkan untuk mereka para pendahulu pengawal demokrasi pemilu di Kabupaten Kudus,” ucap Minan.

Baca: Bawaslu Grobogan Luncurkan Buku Tapak Tilas Pengawas Pemilu 2004-2023

Buku ini pula, sambung Minan, diharapkan bisa menjadi referensi literasi sejarah Bawaslu Kudus untuk siapapun yang membutuhkan. Baik mahasiswa, akademisi, maupun pegiat politik.

”Semoga buku ini dapat memberikan nilai manfaat untuk siapapun yang membutuhkannya nanti,” pungkas Minan.

Wakil Ketua Bawaslu Kudus periode 2003-2004 Saekhan Muchtith yang menjadi narasumber dalam launching buku tersebut menuturkan buku ini bisa lebih dikembangkan kembali untuk ke depannya. Terutama dengan menggali narasumber-narasumber dan data-data lainnya yang belum terjamah.”Ini juga bisa menjadi titik evaluasi dan perbaikan Bawaslu Kudus untuk ke depannya,” pungkas dia.Narasumber lain, Ketua PWI Kabupaten Kudus Saiful Annas mendorong Bawaslu terus memperkaya datanya, baik secara online maupun offline.Annas juga mendorong Bawaslu untuk menerbitkan buku e-book agar bisa diakses dan dibaca oleh semua khalayak.”Buku menjadi salah satu alternatif dalam memperkaya suatu data, kami dari wartawan juga selalu membutuhkan pembaharuan data, dan buku juga jadi salah satu rujukan kami,” pungkasnya. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler