Para Pembuat Luwur Makam Sunan Kudus Harus Selalu Jaga Wudu
Anggara Jiwandhana
Sabtu, 6 Agustus 2022 11:46:45
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus – Sebanyak 34 orang dilibatkan dalam pembuatan luwur Makam Sunan Kudus, di kompleks Masjid Menara Kudus, Jawa Tengah. Para perewang ini tidak boleh asal-asalan, dan harus selalu menjaga wudu.
Menurut kebiasaan turun temurun, dalam pembuatan luwur aneka motif itu, sang perewang memang dianjurkan untuk dalam keadaan suci. Atau bisa dipahami menjaga wudunya dan berpakaian yang bersih, sehingga tidak ada kotoran yang ikut menempel di luwur baru.
”Kalau tradisi khusus tidak ada. Cuma ya itu diusahkan untuk terus suci saat membuat kain-kain luwur,” kata Koordinator Seksi Luwur Ahmad Arinal Haq di sela pembuatan luwur, Sabtu (6/8/2022).
Selain itu, beberapa perewang utamanya dari kalangan sepuh juga kerap membaca selawat ataupun berzikir saat membuat luwur.
”Ketika mereka lelah kemudian berhenti sejenak, lalu selawat lagi sembari membuat luwur. Ya mungkin karena dari kami ingin yang terbaik untuk hasilnya, sehingga usaha dan niatnya juga harus baik pula,” sambung Arinal.
Baca: Luwur Baru Makam Sunan Kudus Mulai Dibuat dan Dipasang
Proses pembuatan dan pemasangan luwur sendiri, akan berlangsung hingga tanggal 8 Agustus 2022 mendatang. Dengan luwur yang terakhir dipasang adalah di dalam cungkup Makam Sunan Kudus.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Sejumlah perewang tengah membuat luwur baru di seputaran Tajuk Menara Kudus. (Murianews/Anggara Jiwandhana)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – Sebanyak 34 orang dilibatkan dalam pembuatan luwur Makam Sunan Kudus, di kompleks Masjid Menara Kudus, Jawa Tengah. Para perewang ini tidak boleh asal-asalan, dan harus selalu menjaga wudu.
Menurut kebiasaan turun temurun, dalam pembuatan luwur aneka motif itu, sang perewang memang dianjurkan untuk dalam keadaan suci. Atau bisa dipahami menjaga wudunya dan berpakaian yang bersih, sehingga tidak ada kotoran yang ikut menempel di luwur baru.
”Kalau tradisi khusus tidak ada. Cuma ya itu diusahkan untuk terus suci saat membuat kain-kain luwur,” kata Koordinator Seksi Luwur Ahmad Arinal Haq di sela pembuatan luwur, Sabtu (6/8/2022).
Selain itu, beberapa perewang utamanya dari kalangan sepuh juga kerap membaca selawat ataupun berzikir saat membuat luwur.
”Ketika mereka lelah kemudian berhenti sejenak, lalu selawat lagi sembari membuat luwur. Ya mungkin karena dari kami ingin yang terbaik untuk hasilnya, sehingga usaha dan niatnya juga harus baik pula,” sambung Arinal.
Baca: