Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Tradisi Buka Luwur Sunan Kudus yang diselenggarakan Yayasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus (YM3SK) menjadi salah satu acara yang paling dinanti saat bulan Sura tiba.

Serangkaian kegiatannya pun bisa dibilang cukup banyak dan sangat padat. Maka tak ayal, jumlah perewang yang dilibatkan bisa mencapai 900 orang bahkan lebih.

Ada yang bertugas di pemasakan nasi buka luwur, bagian menyembelih hewan sedekah, pembagian nasi uyah asem, hingga ada yang bertugas melepas dan memasang kain luwur di area Makam Sunan Kudus.

”Buka Luwur ini memang kegiatan yang melibatkan ratusan atau malah bisa mencapai seribuan orang perewang di dalamnya. Semuanya secara sukarela dan bahu membahu menyukseskan kegiatan yang sudah ada sejak dulu,” ucap Humas YM3SK Denny Nur Hakim, Sabtu (6/8/2022).

Untuk saat ini, kegiatannya sudah menginjak pembuatan dan pemasangan luwur baru di area makam.

Baca: Para Pembuat Luwur Makam Sunan Kudus Harus Selalu Jaga Wudu

Di area luar makam, tepatnya di pojok informasi, para penyumbang bahan makanan untuk buka luwur juga mulai berdatangan.

”Di area makam perewang luwur sudah mulai memasang luwur-luwur baru yang mereka buat, di pojok informasi, teman-teman juga mulai sibuk menerima sedekah dari masyarakat Kudus dan daerah lain. Ada yang berupa beras, hewan, atau keperluan lain yang dibutuhkan panitia,” lanjutnya.
”Di area makam perewang luwur sudah mulai memasang luwur-luwur baru yang mereka buat, di pojok informasi, teman-teman juga mulai sibuk menerima sedekah dari masyarakat Kudus dan daerah lain. Ada yang berupa beras, hewan, atau keperluan lain yang dibutuhkan panitia,” lanjutnya.Di tempat lain, tepatnya di area Gedung Menara Kudus, mulai dipasang dandang-dandang berukuran besar untuk menanak nasi. Beberapa perewang juga mulai membuat nampan-nampan raksasa untuk wadah nasi.”Tahun ini kemungkinan yang dimasak akan lebih banyak, sehingga persiapannya harus sangat matang dan dari segi keamanan memasaknya juga harus terjaga,” pungkasnya.Baca: Kain Luwur Makam Sunan Kudus Hanya Dibagikan ke Orang TertentuPada tahun ini, pihak yayasan kembali membuka antrean bagi masyarakat umum untuk pembagian nasi uyah asem khas Buka Luwur Masjid Menara dan Makan Sunan Kudus.Namun, tetap dengan mengedepankan protokol kesehatan dan sejumlah teknis baru dari hasil evaluasi penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya. Pelaksananya akan dilakukan pada 8 Agustus 2022. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler