Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Istri Bupati Kudus, Mawar Hartopo memilih melepas jabatannya sebagai Ketua Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Itu dia lakukan setelah ada dualisme kepengurusan di organisasi nirlaba tersebut.

Di mana Pengurus Wilayah (PW) IPEMI Jawa Tengah membuat kepengurusan IPEMI baru tanpa adanya Mawar Hartopo.

Selain adanya dualisme, alasan Mawar mundur adalah karena adanya dugaan pernyataan yang tidak benar tentang Mawar yang datang dari Ketua PW IPEMI Jawa Tengah.

Ini diungkapkan Mawar kepada awak media dalam jumpa persnya di Hotel Griptha Kudus, Senin (8/8/2022).

”Karena sudah dirasa IPEMI tidak membutuhkan saya lagi dan dengan keadaan yang ada saat ini, maka saya menyatakan mundur sebagai Ketua IPEMI Kudus,” kata Mawar.

Surat pengunduran secara resmi akan segera dilayangkan ke IPEMI Jateng. Setidaknya, setelah dia bertemu dengan anggota-anggotanya pada pekan ini.

”Karena kami dilantik bersama-sama, maka saya punya kewajiban untuk memberitahu mereka secara langsung dan memohon izin kepada mereka. Bagaimanapun juga saya masih punya tanggung jawab di IPEMI,” ujarnya.
”Karena kami dilantik bersama-sama, maka saya punya kewajiban untuk memberitahu mereka secara langsung dan memohon izin kepada mereka. Bagaimanapun juga saya masih punya tanggung jawab di IPEMI,” ujarnya.Baca: Mawar Hartopo Resmi Ketuai Kwarcab Pramuka KudusMawar mengaku tidak akan mempermasalahkan lebih lanjut tentang polemik yang dinilainya merugikan dia.Lebih dari itu, dia akan berupaya semaksimal mungkin untuk tetap berkomitmen memajukan usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kabupaten Kudus. Baik melalui personal maupun organisasi nirlaba lain yang dia pimpin dan bergerak di bidang kemajuan UMKM seperti Dekranasda.”Tentunya tidak akan berhenti ya, justru kalau dengan saya berhenti di IPEMI, saya bisa lebih fokus mengembangkan UMKM dengan lebih baik dan benar, tanpa ada embel-embel lain,” pungkasnya. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News