Perpustakaan Sekolah di Kudus Ini Berkonsep Local Wisdom, Bikin Betah
Anggara Jiwandhana
Senin, 15 Agustus 2022 12:23:38
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus – Sekolah Menengah Pertama (SMP) 1 Kaliwungu di Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, baru saja meresmikan perpustakaan dengan konsep local wisdom Kudus. Suasana di dalamnya pun adem dan dijamin membuat siswa betah berlama-lama di sana.
Ketika masuk, siswa akan diminta mengisi buku tamu di resepesionis. Di sebelah kiri, terdapat mesin pencari buku untuk memudahkan siswa menuju rak buku yang diinginkan.
Masuk ke ruang dalam, ruang baca pertama dilengkapi miniatur rumah adat Kudus dan sejumlah pernak-pernik khas Kudus lain. Kerajinan-kerajinan tangan juga dipajang di sebelah kanan ruangan.
”Konsepnya futuristik dipadukan dengan kearifan daerah (local wisdom), kami resmikan hari ini agar anak-anak di sekolah kami betah membaca di perpustakaan. Kami namai Perpustakaan Taman Pintar,” kata Kepalas SMP 1 Kaliwungu Abdullah Noor usai peresmian, Senin (15/8/2022).
Dalam pembuatannya, dia memanfaatkan dana BOS dari pemerintah. Sementara untuk desain perpustakaan, pihaknya meminta saran dari ikatan pustakawan Indonesia (IPI).
”Kami ingin membangun sebuah perpustakaan yang nyaman bagi anak-anak supaya mereka ini gemar membaca,” ujarnya.
Untuk saat ini, lanjut Noor, perpustakaannya dikhususkan bagi siswa-siswi di sekolahnya. Namun tidak menutup kemungkinan, anak-anak sekolah dasar (SD) yang berada di satu wilayah dengan mereja bisa mengaksesnya juga.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Suasana di perpustakaan SMPN 1 Kaliwungu Kudus. (Murianews/Anggara Jiwandhana)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – Sekolah Menengah Pertama (SMP) 1 Kaliwungu di Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, baru saja meresmikan perpustakaan dengan konsep local wisdom Kudus. Suasana di dalamnya pun adem dan dijamin membuat siswa betah berlama-lama di sana.
Ketika masuk, siswa akan diminta mengisi buku tamu di resepesionis. Di sebelah kiri, terdapat mesin pencari buku untuk memudahkan siswa menuju rak buku yang diinginkan.
Masuk ke ruang dalam, ruang baca pertama dilengkapi miniatur rumah adat Kudus dan sejumlah pernak-pernik khas Kudus lain. Kerajinan-kerajinan tangan juga dipajang di sebelah kanan ruangan.
”Konsepnya futuristik dipadukan dengan kearifan daerah (local wisdom), kami resmikan hari ini agar anak-anak di sekolah kami betah membaca di perpustakaan. Kami namai Perpustakaan Taman Pintar,” kata Kepalas SMP 1 Kaliwungu Abdullah Noor usai peresmian, Senin (15/8/2022).
Dalam pembuatannya, dia memanfaatkan dana BOS dari pemerintah. Sementara untuk desain perpustakaan, pihaknya meminta saran dari ikatan pustakawan Indonesia (IPI).
”Kami ingin membangun sebuah perpustakaan yang nyaman bagi anak-anak supaya mereka ini gemar membaca,” ujarnya.
Untuk saat ini, lanjut Noor, perpustakaannya dikhususkan bagi siswa-siswi di sekolahnya. Namun tidak menutup kemungkinan, anak-anak sekolah dasar (SD) yang berada di satu wilayah dengan mereja bisa mengaksesnya juga.
”Kami ingin membuka seluas-luasnya agar juga bermanfaat bagi banyak orang,” pungkasnya.
Bupati Kudus HM Hartopo pun turut mengapresiasi SMP 1 Kaliwungu yang berinovasi dengan perpustakaannya.
Dia berharap, ini bisa menjadi contoh untuk sekolah-sekolah di Kudus agar bisa menarik minat baca para siswa-siswinya.
”Dari semua perpustakaan SMP yang pernah saya kunjungi, ini yang paling menarik,” pungkasnya.
Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha