Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus — Prospek bisnis Make-Up Artist (MUA) di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, ditengarai masih cukup cerah. Tak melulu hanya untuk rias pengantin saja, kini MUA juga dibutuhkan wisudawati di berbagai jenjang pendidikan.

Hal tersebutlah yang melandasi kegiatan pelatihan MUA oleh Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Kudus di aula Desa Gondosari, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Senin (22/8/2022).

Kegiatan itu, diikuti oleh 20 peserta yang terdiri dari anggota Karang Taruna dan masyarakat desa. Mereka didorong untuk melihat peluang itu dan menekuni profesi yang cukup bernilai tinggi ini.

”Ini juga merupakan usulan dari Karang Taruna Desa Gondosari, karena memang berprospek baik, maka kami mendukungnya dengan pelatihan ini,” kata Ketua HIPMI Kudus Ali Esmanto, di sela pelatihan.

Dalam kesempatan kali ini, HIPMI ikut menggandeng Rumah BUMN Demak dan Make-Up Artist dari Wardah untuk memberi pelatihan.

”Kami menggandeng pakarnya agar dalam memberikan materi bisa maksimal semoga ilmu yang peserta pelatihan dapatkan bisa diimplementasikan ataupun dikembangkan lagi,” sambungnya.
”Kami menggandeng pakarnya agar dalam memberikan materi bisa maksimal semoga ilmu yang peserta pelatihan dapatkan bisa diimplementasikan ataupun dikembangkan lagi,” sambungnya.Walau begitu, dia menyadari pelatihan seperti ini harus dilakukan berulang kali. Oleh karenanya, pihaknya akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk kembali mengadakan pelatihan dan bila dimungkinkan untuk bisa mendapat bantuan alat praktik.Ketua Karang Taruna Sari Utomo Gondosari Nandar Hidayat mengungkapkan melalui kegiatan ini dia berharap anggotanya bisa mendapat ilmu seputar MUA.”Syukur-syukur ada yang menekuni dan jadi MUA profesional, kalaupun tidak, mereka bisa menerapkan ilmu ini ke dirinya sendiri atau membagikan ilmunya dengan yang lain,” pungkasnya. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler