Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Gedung Instalasi Bedah Sentral (IBS) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Loekmono Hadi Kudus, Jawa Tengah, mulai dibangun. Pembangunan Gedung IBS dengan anggaran Rp 58,4 miliar itu ditarget rampung pada 27 Desember 2022 mendatang.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Loekmono Hadi Kudus dr Abdul Hakam menyampaikan, untuk saat ini mulai dilakukan pemasangan tiang pancang untuk fondasi gedung.

Sesuai desain, ada 254 titik tiang pancang yang akan dipasang guna menyangga bangunan yang direncanakan dibangun tiga lantai itu.

”Konstruksinya sebenarnya untuk enam lantai, namun pada tahun anggaran ini, dilakukan pembangunan tiga lantai saja,” katanya, Selasa (23/8/2022).

Dia pun optimis pengerjaan dilakukan tepat waktu. Walau terbilang mepet, semua sudah dipersiapkan dan dikonsultasikan dengan matang bersama konsultan dan kontraktor proyek.

”Karena kami menggunakan anggaran BLUD, jadi bisa dimaksimalkan pengerjaannya sampai 27 Desember mendatang,” ujarnya.

Baca: Sempat Diganggu Peretas, Pembangunan IBS RSUD Kudus Kembali DilelangHakam merincikan, untuk anggaran yang disiapkan sebesar Rp 58,4 miliar itu hanya untuk membangun tiga lantai saja.Untuk lantai pertama akan berisi ruang sterilisasi dan dua kamar operasi. Kemudian lantai dua, berisi enam ruang operasi lengkap dengan ruangan pendukung lainnya.”Sementara untuk lantai tiga nanti akan digunakan untuk ruang ICU, namun memang belum bisa terpakai, baru dibuatkan rumahnya saja, sementara kelengkapannya akan dianggarkan di tahun depan. Sementara untuk ruang operasi di Lantai 2, sudah bisa langsung beroperasi,” tandasnya. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler