BLT Buruh Rokok Tahap Pertama Pemkab Kudus Tersalur 80 Persen
Anggara Jiwandhana
Jumat, 26 Agustus 2022 13:32:57
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) buruh rokok tahap pertama di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, telah mencapai 80 persen dari total penerima sebanyak 39.417 orang.
Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Kudus Agung Karyanto mengungkapkan, penyaluran di tahap ini ditarget rampung akhir Agustus 2022. Untuk saat ini tinggal menyisakan penyaluran di PT Djarum Kudus, karena sebagian besar perusahaan rokok kecil sudah dicairkan.
”Ini tahap pertama untuk pencairan bulan Juni dan Juli, setiap buruh rokok menerima Rp 600,” kata Agung di sela penyaluran BLT buruh rokok di Brak Djarum Garung Lor, Jumat (26/8/2022).
Setelah penyaluran tahap pertama rampung, lanjutnya, akan dilakukan verifikasi kembali kepada penerima BLT di tahap kedua. Hal tersebut dilakukan untuk menjamin penyaluran lebih tepat sasaran. ”Nanti setelah ini kami akan berproses,” tandasnya.
Bupati Kudus HM Hartopo berharap dengan adanya penyaluran ini, pertumbuhan ekonomi di Kudus bisa semakin meningkat.
Baca: Ekspresi Bahagia Buruh Rokok di Kudus Terima BLT: Alhamdulillah…
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Bupati Kudus Hartopo (putih) meninjau penyaluran BLT Buruh Rokok. (Murianews/Anggara Jiwandhana)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) buruh rokok tahap pertama di Kabupaten