Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus – Harga komoditas cabai di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, pada pekan ini, mahal, yakni sekitar Rp 70 ribu hingga Rp 75 ribu, untuk cabai merah keriting. Bupati Kudus HM Hartopo pun mengungkapkan sebabnya.
Menurut laporan yang diterima Hartopo, kenaikan harga itu dipicu pasokan cabai di tingkat produsen yang tengah menyusut. Apalagi, keran impor cabai keriting merah kini tengah ditutup oleh pemerintah.
”Jadi ya memang sedikit sekali suplai cabainya, sehingga harga langsung naik karena permintaannya juga terbilang masih sama,” katanya, Kamis (8/9/2022).
Dia mengungkapkan, pemerintah daerah akan tetap berupaya mengendalikan kenaikan harga di Kabupaten Kudus semaksimal mungkin. Sehingga masyarakat tetap bisa mencukupi kebutuhan sehari-harinya.
”Bisa nanti melalui pasar murah dan juga bantuan langsung tunai,” pungkasnya.
Baca: Harga Cabai di Kudus Makin Pedas, Pedagang Justru Khawatir
Kepala Bidang Fasilitasi Perdagangan, Promosi dan Perlindungan Konsumen Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Imam Prayitno menambahkan, petani cabai kini memang tengah menurunkan jumlah produksinya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Pedagang di Pasar Bitingan, Kudus menunjukkan cabai rawit merah. (Murianews/Vega Ma'arijil Ula)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – Harga komoditas cabai di Kabupaten