Ternak di Kudus Segera Diberi Anting Barcode, Mirip PeduliLindungi
Anggara Jiwandhana
Senin, 19 September 2022 11:06:49
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus – Ternak di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, yang telah menerima vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) akan menerima anting barcode. Anting barcode tersebut akan memiliki fungsi mirip PeduliLindungi untuk vaksin Covid-19.
”Nanti ada pendataan, kemudian sapi atau ternak yang sudah divaksin akan dapat barcode itu, yang kalau di-scan bisa tahu riwayatnya dan bisa tahu sapi itu ada di mana,” kata Subkoordinator Produksi dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Pangan Kudus Sidi Pramono, Senin (19/9/2022).
Untuk pemasangannya, tim dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus akan berkolaborasi dengan TNI dan Polri. Para peternak pun diharapkan mau menyukseskan gerakan ini.
”Ini kan gerakan dari pusat, tujuannya pasti baik, yakni mengontrol PMK ini supaya tidak merebak kembali,” ujarnya.
Baca:PMK di Kudus Sudah Zero Kasus
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Ilustrasi sapi potong (Murianews/ Anggara Jiwandhana)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – Ternak di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, yang telah menerima vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) akan menerima anting barcode. Anting barcode tersebut akan memiliki fungsi mirip PeduliLindungi untuk vaksin Covid-19.
”Nanti ada pendataan, kemudian sapi atau ternak yang sudah divaksin akan dapat barcode itu, yang kalau di-scan bisa tahu riwayatnya dan bisa tahu sapi itu ada di mana,” kata Subkoordinator Produksi dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Pangan Kudus Sidi Pramono, Senin (19/9/2022).
Untuk pemasangannya, tim dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus akan berkolaborasi dengan TNI dan Polri. Para peternak pun diharapkan mau menyukseskan gerakan ini.
”Ini kan gerakan dari pusat, tujuannya pasti baik, yakni mengontrol PMK ini supaya tidak merebak kembali,” ujarnya.
Baca: