Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Ternak di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, yang telah menerima vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) akan menerima anting barcode. Anting barcode tersebut akan memiliki fungsi mirip PeduliLindungi untuk vaksin Covid-19.

”Nanti ada pendataan, kemudian sapi atau ternak yang sudah divaksin akan dapat barcode itu, yang kalau di-scan bisa tahu riwayatnya dan bisa tahu sapi itu ada di mana,” kata Subkoordinator Produksi dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Pangan Kudus Sidi Pramono, Senin (19/9/2022).

Untuk pemasangannya, tim dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus akan berkolaborasi dengan TNI dan Polri. Para peternak pun diharapkan mau menyukseskan gerakan ini.

”Ini kan gerakan dari pusat, tujuannya pasti baik, yakni mengontrol PMK ini supaya tidak merebak kembali,” ujarnya.

Baca:PMK di Kudus Sudah Zero Kasus

Kabupaten Kudus, sendiri, sambung dia, kini diklaim telah bebas dari PMK. Walau begitu, penggenjotan vaksinasi PMK akan tetap dilakukan.Apalagi untuk saat ini, Kabupaten Kudus kembali mendapat alokasi vaksin sebanyak 1.600-an dosis. Yang rencananya akan disuntikkan untuk penyuntikan dosis pertama.”Kami ingin memastikan agar semua ternak di Kudus khususnya sapi dan kerbau ini semua sehat dan terbebas dari PMK, hari ini kami mulai jalan vaksinasi kembali,” pungkasnya.Baca: Zero Kasus PMK, Kudus Tetap Gencarkan VaksinasiMasing-masing sapi, rencananya akan meneri-ma tiga kali suntikan vaksin dengan jumlah dosis per suntikannya sebanyak 2 ml.  Suntikan pertama ke kedua punya jeda empat pekan dan suntikan kedua ke suntikan ketiga punya jeda selama enam bulan.Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler