Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus – PT Djarum menggelar pelatihan Revitalisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kudus tahun 2022. Acara yang dihelat selama enam kali pertemuan ini diikuti 52 desa dampingan dan tujuh Bumdes yang terpilij mendapatkan pelatihan.
Pelatihannya, digelar sejak Agustus hingga 4 September 2022 di Wisma Karyawan Djarum Ploso. Kegiatan ini sendiri ditujukan untuk memberdayakan dan mengembangkan BUMDes di Kabupaten Kudus Jawa Tengah.
Deputy General Manager PT Djarum Achmad Budiharto menyampaikan, pelatihan ini ditujukan kepada BUMDes yang belum memiliki legalitas badan hukum namun sudah memiliki kegiatan usaha yang berjalan.
Pihaknya mendorong para BUMDes untuk terus berinovasi dan memiliki legalitas untuk kelancaran usaha ke depannya.
”Agar secara berangsur terjadi capital-in ke desa, bukan sebaliknya, BUMDes mesti didorong untuk mengembangkan kegiatan ekonominya. Selain itu, BUMDes mesti memiliki legalitas badan hukum untuk mempermudah kerja sama dengan pihak lain,” kata dia dalam siaran pers, Kamis (22/9/2022).
Embrio geliat bisnis BUMDes, lanjut dia, sebenarnya mulai terlihat di Kabupaten Kudus. Dia mencontohkan BUMDes Tunjungseto Bae, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus yang selama Januari sampai Agustus 2022 telah mencatatkan pemasukan sebesar Rp 87,7 juta.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Peserta pelatihan revitalisasi BUMDes 2022. (Murianews/Istimewa)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – PT Djarum menggelar pelatihan Revitalisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kudus tahun 2022. Acara yang dihelat selama enam kali pertemuan ini diikuti 52 desa dampingan dan tujuh Bumdes yang terpilij mendapatkan pelatihan.
Pelatihannya, digelar sejak Agustus hingga 4 September 2022 di Wisma Karyawan Djarum Ploso. Kegiatan ini sendiri ditujukan untuk memberdayakan dan mengembangkan BUMDes di Kabupaten Kudus Jawa Tengah.
Deputy General Manager PT Djarum Achmad Budiharto menyampaikan, pelatihan ini ditujukan kepada BUMDes yang belum memiliki legalitas badan hukum namun sudah memiliki kegiatan usaha yang berjalan.
Pihaknya mendorong para BUMDes untuk terus berinovasi dan memiliki legalitas untuk kelancaran usaha ke depannya.
”Agar secara berangsur terjadi capital-in ke desa, bukan sebaliknya, BUMDes mesti didorong untuk mengembangkan kegiatan ekonominya. Selain itu, BUMDes mesti memiliki legalitas badan hukum untuk mempermudah kerja sama dengan pihak lain,” kata dia dalam siaran pers, Kamis (22/9/2022).
Embrio geliat bisnis BUMDes, lanjut dia, sebenarnya mulai terlihat di Kabupaten Kudus. Dia mencontohkan BUMDes Tunjungseto Bae, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus yang selama Januari sampai Agustus 2022 telah mencatatkan pemasukan sebesar Rp 87,7 juta.
Baca: