Bupati Ingin Ada Satu Desa Antikorupsi di Kudus
Anggara Jiwandhana
Senin, 26 September 2022 10:48:24
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus – Bupati Kudus HM Hartopo menginginkan minimal ada satu desa antikorupsi di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Desa tersebut diharapkan bisa menjadi percontohan desa-desa lain di Kota Kretek.
”Nanti ada sebagai desa percontohan, nanti kami buat tim verifikasi, kami libatkan Inspektorat juga, supaya penilaiannya maksimal,” kata Bupati Hartopo usai Sosialisasi Kepala Desa Antikorupsi se-Jawa Tengah, Senin (26/9/2022).
Dia menyebut, potensi korupsi sebenarnya tidak hanya terjadi di tingkat provinsi atau kecamatan saja. Melainkan bisa mencapai tingkat desa yang sebenarnya memiliki ranah terkecil.
”Namun potensi itu ada, karena itu harus ada antisipasi dan contoh agar pemanfaatan keuangan bisa dilaksanakan dengan baik dan tidak disalahgunakan,” sambungnya.
Hartopo tidak memungkiri adanya oknum kepala desa di Kabupaten Kudus yang terkena kasus penyalahgunaan Dana Desa. Dia berharap itu adalah kejadian yang terakhir yang ada di Kabupaten Kudus.
”Ya kalau bisa itu jangan diikuti yang lain, bisa jadi pembelajaran entah itu kesengajaan atau tidak. Harapannya kan kalau tidak tahu harusnya dia(kepala desa) studi banding atau belajar, jangan sampai diam saja kalau tidak tahu,” imbuhnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




HM Hartopo, Bupati Kudus. (Murianews/Anggara Jiwandhana)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – Bupati Kudus HM Hartopo menginginkan minimal ada satu desa antikorupsi di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Desa tersebut diharapkan bisa menjadi percontohan desa-desa lain di Kota Kretek.
”Nanti ada sebagai desa percontohan, nanti kami buat tim verifikasi, kami libatkan Inspektorat juga, supaya penilaiannya maksimal,” kata Bupati Hartopo usai Sosialisasi Kepala Desa Antikorupsi se-Jawa Tengah, Senin (26/9/2022).
Dia menyebut, potensi korupsi sebenarnya tidak hanya terjadi di tingkat provinsi atau kecamatan saja. Melainkan bisa mencapai tingkat desa yang sebenarnya memiliki ranah terkecil.
”Namun potensi itu ada, karena itu harus ada antisipasi dan contoh agar pemanfaatan keuangan bisa dilaksanakan dengan baik dan tidak disalahgunakan,” sambungnya.
Hartopo tidak memungkiri adanya oknum kepala desa di Kabupaten Kudus yang terkena kasus penyalahgunaan Dana Desa. Dia berharap itu adalah kejadian yang terakhir yang ada di Kabupaten Kudus.
”Ya kalau bisa itu jangan diikuti yang lain, bisa jadi pembelajaran entah itu kesengajaan atau tidak. Harapannya kan kalau tidak tahu harusnya dia(kepala desa) studi banding atau belajar, jangan sampai diam saja kalau tidak tahu,” imbuhnya.
Baca: