Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Semua kantor instansi pemerintahan dan swasta di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, diklaim telah menjalankan instruksi pengibaran bendera setengah tiang Rabu (30/9/2020) kemarin. Namun untuk masyarakat secara umum, dinilai masih minim.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kudus Harso Widodo mengungkapkan, kesadaran masyarakat akan aksi untuk mengenang jasa para pahlawan yang gugur pada peristiwa 30 September tersebut, memang masih minim.

Walau begitu, Harso berharap masyarakat masih mau mengibarkan bendera satu tiang penuh pada Sabtu (1/10/2022) hari ini guna memeringati Hari Kesaktian Pancasila.

”Kalau kemarin memang belum sempat dan belum tahu, setidaknya hari ini bisa mengibarkan bendera satu tiang penuh untuk menghormati Pancasila sebagai dasar negara kita bersama,” sambungnya.

Kesbangpol sendiri, sambung dia, sebenarnya telah mengeluarkan surat edaran untuk pemasangan bendera tersebut.

Dia mengungkapkan, mengibarkan bendera setengah tiang pada Jumat kemarin dan satu tiang penuh di hari Sabtu ini merupakan salah satu langkah untuk menghormati para pahlawan yang sudah gugur. Sekaligus menunjukkan rasa nasionalisme kepada Indonesia.”Walau bukan hal yang mutlak, tapi setidaknya ini bisa menumbuhkan sifat nasionalis kita untuk negara Indonesia,” ungkapnya.Pengibaran bendera setengah tiang sendiri dilakukan untuk mengingat peristiwa buruk pada 30 September, yakni G30S/PKI. Sementara pengibaran bendera satu tiang penuh dilakukan untuk memeringati Hari Kesaktian Pancasila. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler